Detail Cantuman Kembali

XML

Peranan Ahmad Husein dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia Tahun 1958-1961


Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (disingkat dengan
PRRI) merupakan gerakan oposisi pemerintah daerah terhadap pemerintah
pusat yang melahirkan pemerintah tandingan pada 15 Februari 1958.
Ahmad Husein mendeklarasikan PRRI pada 15 Februari 1958 setelah
merasa pemerintah tidak proaktif menanggapi tuntutan tersebut.
Pemerintah pusat melihat PRRI sebagai sebuah gerakan separatisme dan
menumpasnya dengan pengerahan kekuatan militer terbesar yang pernah
tercatat dalam sejarah militer Indonesia. PRRI yang tidak bersiap untuk
perang terpaksa menghadapi operasi militer tersebut.
Berdasarkan uraian tersebut, maka perumusan masalah dalam
penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Biografi Ahmad Husein?, (2)
Bagaimana latar belakang berdirinya PRRI di Sumatra Barat?, (3)
Bagaimana kiprah Ahmad Husien dalam peristiwa PRRI?. Adapun tujuan
penelitian ini, adalah: (1) Mengetahui Biografi Ahmad Husein, (2)
Mengetahui latar belakang berdirinya PRRI di Sumatra Barat, (3)
Mengetahui Kiprah Ahmad Husein dalam peristiwa PRRI. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Metode
penelitian sejarah terdapat beberapa tahapan yaitu: pemilihan topik,
pengumpulan sumber atau heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan
historiografi.
Letkol Ahmad Husein mencetuskan Pemerintahan Revolusioner
Republik Indonesia (PRRI) pada 15 Februari 1958. PRRI mengajukan
tuntutan terkait dengan masalah otonomi daerah karena pemerintah pusat
dianggap tidak adil kepada para warga sipil dan militer soal pemerataan
dana pembangunan. Pemerintah menganggap pemberontakan PRRI harus
segera dituntaskan dengan melakukan operasi gabungan yang terdiri dari
Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara Angkatan Perang RI
(APRI).
Ricky Firmansyah - Personal Name
SKRIPSI SPI 670
903
Text
Indonesia
2023
Serang Banten
xii + 119 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...