<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30996">
<titleInfo>
<title>Komunikasi Gender Dalam Konten Youtube ‘Susahnya Jadi Perempuan’ Part 1 &#38; 2 Di Channel Najwa Shihab (Analisi Wacana Kritis Norman Fairclough).</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Rahmah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 78 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Komunikasi gender menjadi cara bagaimana relasi laki-laki dan perempuan dibicarakan, dibingkai, dan dipahami melalui berbagai bentuk komunikasi, termasuk melalui media massa. Dalam konteks ini, media memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk pandangan masyarakat mengenai gender. Melalui pemilihan bahasa, gambar, narasi, dan simbol-simbol tertentu, media dapat memperkuat ataupun menantang norma-norma gender yang sudah ada. Dengan kata lain, media menjadi ruang penting di mana identitas dan relasi gender dinegosiasikan dan direpresentasikan. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana komunikasi gender yang di lakukan oleh Najwa Shihab dalam konten susahnya jadi perempuan? 2) Apa saja isu-isu gender yang diangkat dalam konten susahnya jadi perempuan di chanel najwa shihab? 3) Bagaimana struktur naratif dan alur wacana dalam konten susahnya jadi perempuan di chanel najwa shihab? Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui komunikasi gender yang di lakukan oleh Najwa Shihab dalam konten susahnya jadi perempuan 2) Untuk Mengetahui isu-isu gender yang diangkat dalam konten susahnya jadi perempuan di chanel najwa shihab 3) Untuk Mengetahui struktur naratif dan alur wacana dalam konten susahnya jadi perempuan di chanel najwa shihab. Metode yang digunanakan adalah metode kualitatif fokus pada pemahaman mendalam terhadap isi konten &#34;Susahnya Jadi Perempuan&#34; di kanal Najwa Shihab. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi makna, interpretasi, dan konteks yang terkandung dalam wacana tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis. Analisis wacana kritis merupakan pendekatan penelitian yang berfokus pada analisis mendalam terhadap wacana untuk mengungkapkan adanya kekuasaan, ideologi, dan struktur sosial yang tersembunyi di dalamnya. Pendekatan analisis wacana kritis yang dikemukakan oleh Norman Fairclough. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: bahwa komunikasi gender yang dibangun dalam video ini bukan hanya sebatas menyampaikan informasi, melainkan benar-benar menjadi ruang dialog yang hidup dan penuh makna. Najwa Shihab, dengan pendekatan khasnya yang tenang, kritis, dan empatik, berhasil membuka percakapan tentang isu-isu yang selama ini sering kali dianggap sebagai “urusan pribadi perempuan”. Ia tidak menggurui, tidak menyudutkan, tapi justru mengajak semua pihak baik perempuan maupun laki-laki untuk berpikir ulang tentang bagaimana ketidaksetaraan itu hadir dan bertahan di masyarakat.pengelolaan di bidang it, mendapat dukungan penuh dari ketua pondok pesantren, dukungan dari masyarakat sekitar, kemampuan para santri yang cepat tangkap saat belajar atau mengaji.</note>
<classification>302.23</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1141</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1141</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1141</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30996</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-23 13:52:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 13:50:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>