<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30994">
<titleInfo>
<title>Representasi Parenting Dalam Film Dua Hati Biru Karya Ginatri S. Noer.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ramdani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 113 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan bahwa kasus kekerasan pada anak di Indonesia dipicu oleh buruknya pengasuhan orang tua, menunjukan bahwa masih banyak orangtua yang masih belum mampu dalam pemenuhan hak anak seperti hak kasih sayang, perlindungan dan partisipasi orangtua kepada anak. Isu parenting tentang pemenuhan hak anak ini menjadi topik hangat yang diangkat kedalam berbagai media seperti dalam industri sinematografi film. Film Dua Hati Biru yang disutradarai oleh Ginatri S. Noer menjadi salah satu film yang mengangkat isu-isu parenting yang direpresentasikan melalui adegan-adegan yang menampilkan bentuk parenting. Hal tersebut melatarbelakangi penelitian ini untuk melihat bagaimana film Dua Hati Biru mengangkat pesan-pesan parenting melalui tanda-tanda yang ada dalam film. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimana representasi parenting yang ditampilkan dalam film Dua Hati Biru karya Ginatri S. Noer, serta apa bentuk representamen, object dan interpretant dalam film Dua Hati Biru Karya Ginatri S. Noer? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif desktiptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan studi Pustaka. Analisis penelitian ini menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce yang memaknai tanda melalui konsep trikotomi yaitu Sign (representamen), Object dan Interpretant. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam film terdapat empat bentuk pola asuh yang direpresentasikan melalui adegan-adegan yang ada didalam film Dua Hati Biru. Empat bentuk pola asuh yang diterapkan terdiri dari pola asuh penelantar, otoriter, permisif dan demokratis. Dalam perkembangan ceritanya karakter orangtua dalam film mengalami proses adaptasi dalam mendidik seorang anak sehingga bisa mencapai pada penerapan pola asuh yang ideal yaitu pola asuh demokratis.</note>
<classification>302</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1140</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1140</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1140</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30994</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-23 11:47:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 13:46:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>