Detail Cantuman Kembali

XML

Tipologi Penerima Al-Qur'an di Era Digital (Studi Kasus Pengaruh Media Digital terhadap Pemahaman Ayat Al-Qur’an)


Kemajuan teknologi di era digital telah mengubah cara mahasiswa, khususnya generasi muda, dalam belajar dan memahami Al-Qur‟an. Jika dulu mereka mempelajari ayat-ayat Al-Qur‟an melalui pengajian langsung atau membaca kitab tafsir, kini banyak yang lebih memilih media digital seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan platform digital lain nya sebagai sumber utama. Mahasiswa di Fakultas Ushuluddin dan Adab memiliki banyak akses terhadap media digital, namun cara mereka menyikapi dan memahami isi Al Qur‟an sangat beragam. Perbedaan inilah yang menjadi latar belakang dari penelitian ini, yang berfokus pada bagaimana mahasiswa menerima Al-Qur‟an melalui media digital. Penelitian ini mengangkat dua masalah utama: pertama, bagaimana bentuk atau tipe mahasiswa dalam menerima Al-Qur‟an di zaman digital, dan kedua, bagaimana pengaruh media sosial terhadap pemahaman mereka terhadap isi Al-Qur‟an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis jenis mahasiswa dalam memahami Al-Qur‟an lewat media digital serta seberapa besar pengaruh media tersebut terhadap cara mereka menangkap makna ayat. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran tentang karakter mahasiswa dalam berinteraksi dengan Al-Qur‟an dan menjadi bahan masukan dalam pengembangan dakwah di media digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan cara menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi dan wawancara sebagai pelengkap data. Data utama diperoleh langsung dari mahasiswa, sementara data pendukung berasal dari buku, jurnal, dan media digital. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mengelompokkan mahasiswa ke dalam beberapa tipe penerima Al-Qur‟an berdasarkan teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga tipe mahasiswa dalam menyikapi Al-Qur'an di era digital yaitu Ẓālimun li nafsih, Muqtaṣid, Sābiqūn bil-khairāt. Tipe-tipe ini mencerminkan beragam sikap mahasiswa dalam menyerap dan mengamalkan isi Al-Qur‟an melalui media digital. Media digital sangat membantu dalam memahami Al-Qur‟an, tapi tetap memerlukan kemampuan memilah informasi yang benar. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki literasi digital dan keagamaan yang kuat agar dapat memahami isi Al-Qur‟an secara tepat dan menyeluruh.
Musfirotur Rofiqoh - Personal Name
SKRIPSI IAT 666
2x1.3
Text
Indonesia
2025
serang
xxi + 90 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...