<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30956">
<titleInfo>
<title>Analisis Kesiapan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Tangerang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Neneng Fauziah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxiv + 212 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan sangat bergantung pada kesiapan guru, termasuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru PAI dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan implementasinya. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif di MTs Negeri 2 Tangerang dan MTs Yabika Jambe, Kabupaten Tangerang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan empat guru PAI sebagai subjek utama, serta kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dan ketua yayasan sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di MTs Negeri 2 Tangerang, guru PAI secara kognitif, psikologis, dan finansial tergolong siap, didukung oleh anggaran DIPA, status ASN/PPPK, dan kebijakan pemerintah. Kendala utama meliputi beban kerja guru, keterbatasan waktu, dan sarana IT yang kurang memadai. Sementara itu, di MTs Yabika Jambe, kesiapan kognitif dan finansial guru dinilai cukup, sementara kesiapan psikologis tergolong siap, didukung oleh komitmen yayasan, akses internet, dan dukungan masyarakat. Faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu pembelajaran, kendala finansial, dan pemahaman konsep Kurikulum Merdeka yang belum optimal. Upaya yang dilakukan oleh kedua madrasah meliputi pelatihan Kurikulum Merdeka, pengembangan RPP berdiferensiasi dan P5RA, kolaborasi dengan kepala madrasah dan guru lainnya, pemanfaatan teknologi digital, serta pelibatan orang tua dan masyarakat. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan implementasi Kurikulum Merdeka demi mewujudkan tujuan kurikulum, yakni mencetak generasi berkarakter Pancasila dan Rahmatan lil ‘alamin.</note>
<classification>375</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 504</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS PAI 504</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS PAI 504</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30956</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-11 10:44:21</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-11 13:44:14</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>