Detail Cantuman Kembali
Tinjauan Hukum Islam terhadap Fenomena Tren Marriage is Scary di Kalangan Generasi Z
Penurunan angka pernikahan di Indonesia pada 2023 mencerminkan menurunnya minat gen-Z terhadap pernikahan. Dalam Islam, pernikahan adalah peristiwa sakral dan sangat dianjurkan. Namun, tren marriage is scary yang marak di media sosial membentuk pandangan negatif, mendorong gen-Z menunda atau menghindari pernikahan karena faktor sosial, ekonomi, dan paparan informasi negatif. Fenomena ini menunjukkan pergeseran nilai yang bertentangan dengan pandangan hukum Islam. Perumusan masalahnya adalah: 1. Bagaimana tren marriage is scary terjadi pada masyarakat muslim gen-Z? 2. Bagaimana tinjauan maqashid syariah terhadap sikap gen-Z menunda menikah akibat fenomena marriage is scary? Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui tren marriage is scary terjadi pada masyarakat muslim gen-Z. 2. Untuk mengetahui tinjauan maqashid syariah terhadap sikap gen-Z menunda menikah akibat fenomena marriage is scary. Dalam penelitian penulis ini menggunakan metode kualitatif, dan jenis penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan (library research), dengan menggunakan data primer dan sekunder seperti buku, laporan, dan majalah yang sifatnya dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama tren ini adalah media sosial, ekonomi, pribadi, dan psikologis. Dalam pandangan Islam, pernikahan merupakan ibadah yang dijalankan sesuai kesiapan lahir dan batin. Jika belum siap, maka hukum menikah dapat menjadi makruh. Status hukum pernikahan dalam Islam bersifat fleksibel tergantung kondisi dan kesiapan individu.
Mohamad Rizqi - Personal Name
SKRIPSI HKI 696
2x4.39
Text
Indonesia
2025
serang
xiii + 68 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







