Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Penerimaan Diri (Self Aceptance) Pada Remaja Perempuan Yang Mengalami Fatherless Di Pondok Pesantren Modern Daar El Falaah


United Nations Children’s Fund (UNICEF) pada tahun 2021 menunjukkan bahwa sebanyak 2.999.577 anak dari total 30,83 juta anak di Indonesia diketahui kehilangan figur ayah dan tidak tinggal bersama ayahnya lagi. Fenomena fatherless memberikan dampak besar terhadap perkembangan psikologis anak, khususnya dalam membentuk citra diri dan keseimbangan emosional. Hal ini menjadi semakin kompleks ketika terjadi pada masa remaja, dimana fase ini merupakan fase krusial mencari jati diri dan penerimaan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah 1). Untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan diri pada remaja perempuan yang mengalami fatherless di Pondok Pesantren Modern Daar El Falaah. 2). Menganalisis gambaran aspek-aspek penerimaan diri pada remaja perempuan yang mengalami fatherless di Pondok Pesantren Modern Daar El Falaah. 3). Mengetahui dampak penerimaan diri remaja perempuan yang mengalami fatherless terhadap penyesuain diri dan penyesuaian sosial di Pondok Pesantren Modern Daar El Falaah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek terdiri dari dua orang remaja perempuan awal dan dua orang remaja perempuan madya yang mengalami fatherless, serta empat orang informan pendukung yang merupakan teman dekat dari masing-masing subjek. Hasil penelitian menunjukkan sembilan faktor yang mempengaruhi penerimaan diri remaja perempuan fatherless di Pondok Pesantren Modern Daar El Falaah, dengan faktor dominan yaitu pemahaman diri, pengaruh keberhasilan dan tidak adanya stres yang berat. Aspek penerimaan diri dominan yang ditunjukkan oleh responden adalah sadar diri dan menghargai karakter positif serta evaluasi diri. Penerimaan diri memberikan dampak pada penyesuaian diri dimana responden fokus meningkatkan kelebihannya serta menghilangkan kelemahan negatif yang ada dalam dirinya, dan penyesuaian sosial dimana responden menunjukkan karakter empati sehingga mampu melakukan penyesuaian sosial dengan baik.
SKRIPSI BKI 1146
158.3
Text
Indonesia
2025
serang
xiv + 86 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...