Detail Cantuman Kembali
Hubungan Agama dan Negara Perspektif KH. Afifudin Muhajir & Syafi’i Maarif
Perdebatan tentang hubungan agama dan negara, di dasari dengan tidak adanya konsep baku tentang bentuk Negara dan pemerintahan, dengan hal ini timbul banyak kelompok kelompok dengan faham yang berbeda serta dengan tujuan yang berbeda juga. Seperti Sekularis, Nasionalis dan Religius. Perumusan masalah dari penelitian ini adalah 1. Pandangan hubungan agama dan negara persepektif K.H Afifudin Muhajir dan Syfii Maarif, 2. Bentuk ideal sebuah hubungan agama dan negara persepektif K.H Afifudin Muhajir dan Syafii Maarif. Tujuan dari penelitian ini adalah :1. untuk Untuk mengetahui bentuk ideal hubungan agama dan negara persepektif K.H Afifudin Muhajir dan Syafii Maarif. 2. Untuk mengetahui hubungan agama dan negara persepektif K.H Afifudin Muhajir dan Syafii Maarif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian study pustaka yang terbagi kedalam 2 pokok data penelitian yakni sumber primer dan sekunder, dari kedua sumber tersebut peneliti dapat menemukan perbedaan pemikiran tentang hubungan agama dan negara persepektif K.H Afifudin Muhajir dan Syafii Maarif serta bentuk ideal hubungan hubungan agama dan negara persepektif K.H Afifudin Muhajir dan Syafii Maarif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan 1. Bahwa hubungan agama dan negara sangat erat kaitanya, kedua unsur ini saling menempatkan posisi yang penting dalam pengaplikasianya, negara membutuhkan agama sebagai filosofis nilai ketuhanan agar negara berjalan dengan norma norma agama, 2. Bentuk ideal hubungan agama dan negara adalah bahwa negara tidak mencampuri urusan urusan yang sifatnya individual dalam konteks ketuhanan.
Miko Ardana - Personal Name
SKRIPSI HTN 652
2x0.3
Text
Indonesia
2025
serang
xv + 86 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







