Detail Cantuman Kembali
Budaya Bermedia Sosial di Kalangan Santri Pondok Pesantren Al-Mustajib Madarijul Ulum Kota Serang
Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional yang memiliki
sistem pengajaran khas berbasis nilai-nilai Islam. Santri sebagai bagian dari
lingkungan pesantren hidup dalam ikatan norma, nilai, dan aturan agama yang kuat.
Peran pondok pesantren sangat penting dalam mencetak generasi berakhlak,
berilmu, dan mampu menghadapi perkembangan zaman, termasuk di bidang
teknologi dan media digital.
Tujuan dari peneliti ini adalah: 1) budaya bermedia sosial di kalangan santri
Pondok Pesantren, 2) konten yang diunggah dalam media sosial Pondok Pesantren,
3) dampak dari penggunaan media sosial di kalangan santri pondok pesantren.
Peneliti menggunakan metode kualitatif karena penulis menggambarkan objek
penelitian berdasarkan fakta dan yang ada di tempat peneliti. Teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah observasi, cara mereduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari lapangan dan didapatkan
bahwa: 1) budaya bermedia sosial di kalangan santri pondok pesantren dimana santri
dan pengurus tidak hanya menjadi konsumen media, tetapi juga produsen konten
dakwah dan edukasi, 2) Konten yang diunggah meliputi motivasi Islam, kegiatan
keagamaan, kegiatan kebangsaan, wisuda, Isra Mi’raj, film pendek, dan kata-kata
lucu, 3) media sosial menjadi arena bagi para santri untuk mengembangkan nilai
nilai keislaman, komunikasi sosial, hingga edukasi, tetapi sekaligus menghadirkan
tantangan seperti distraksi, ketagihan, hingga tekanan sosial.
Ahmad Assyahrul Mukhlis - Personal Name
SKRIPSI KPI 1127
302.23
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xv + 89 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







