Detail Cantuman Kembali

XML

Implementasi Fatwa DSN MUI Nomor 68/DSN-MUI/III/2008 pada Sistem Pembayaran Mu’nah dalam Pembiayaan Produk Amanah di Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang


Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang merupakan salah satu lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam. Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang memiliki berbagai produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan hukum islam, salah satunya adalah pembiayaan produk amanah. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana Mekanisme Produk Amanah pada Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang? 2) Bagaimana Implementasi Sistem Mu’nah dalam Pembiayaan Produk Amanah pada Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang? Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui Mekanisme Produk Amanah pada Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang. 2) Untuk mengetahui Implementasi Sistem Mu’nah dalam Pembiayaan Produk Amanah pada Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang. Adapun jenis pendekatan penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang mana digunakan sebagai gambaran untuk menilai suatu kejadian yang terjadi dalam hukum Islam yang memiliki strategi komprehensif dan mengacu pada suatu bentuk penelitian, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan analisa data. Hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah 1) Mekanisme Produk Amanah pada Unit Pegadaian Syariah Islamic Centre Serang memberikan pinjaman guna kepemilikan kendaraan motor atau mobil kepada para pegawai tetap atau pengusaha mikro atas dasar besarnya penghasilan dalam jangka waktu tertentu dengan pengembalian dilakukan secara angsuran. Persyaratan pengajuan pembiayaan produk amanah calon nasabah membawa fotokopi KTP dan KK selanjutnya pihak pegadaian yang akan memilih apakah calon nasabah pantas untuk diberikan pembiayaan produk amanah atau tidak. 2) Implementasi sistem Mu’nah dalam pembiayaan Produk Amanah terdapat jaminan yang ditahan oleh pihak pegadaian berupa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Dalam mengambil besaran biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang (mu’nah) tidak sesuai dengan hukum Fatwa DSN-MUI Nomor 68/DSN-MUI/III/2008 Tentang Rahn Tasjily karena pada praktiknya Unit Pegadaian Syariah mengambil besaran biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang (mu’nah) dikaitkan dengan jumlah utang nasabah.
Siti Romiza - Personal Name
SKRIPSI HES 949
2x4.225
Text
Indonesia
2024
serang
xiv + 91 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...