Detail Cantuman Kembali
Efektivitas Metode Gestural Prompts pada Materi Hurtuf Hijaiyah terhadap Kemampuan Mengaji Siswa Tunarungu (Studi di SKh Al-Khairiyah Kota Cilegon)
Latar belakang masalah penelitian ini ialah bahwa setiap warga negara Indonesia
berhak atas pendidikan yang sama, termasuk anak berkebutuhan khusus tanpa terkecuali.
Salah satu anak berkebutuhan khusus yang berhak atas pendiidkan yaitu anak tunarungu.
Anak tunarungu merupakan anak yang memiliki gangguan atau hambatan dalam hal
pendengaran.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan mengaji
siswa tunarungu, untuk menganalisis sejauh mana efektivitas metode gestural prompts
pada materi huruf hijaiyah terhadap kemampuan mengaji siswa tunarungu, untuk
menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode gestural prompts
di SKh Al-Khairiyah Kota Cilegon dan manfaat dari penelitian ini dapat memberikan
pengetahuan tentang metode gestural prompts pada materi huruf hijaiyah yang dapat
menjadi solusi terhadap rendahnya kemampuan mengaji siswa tunarungu, dapat
berkontribusi langsung dalam meningkatkan kemampuan mengaji siswa tunarungu pada
mata pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui metode gestural prompts pada huruf
hijaiyah di SKh Al-Khairiyah Kota Cilegon.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis eksperimental pre
test post test design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, memberikan pre test
dan post test kepada siswa tunarungu sebagai sampel penelitian dan dokumentasi. Teknik
analisis data meliputi uji validitas konstruk dan uji wilcoxon untuk mengetahui apakah
terdapat pengaruh atau pada metode gestural prompts pada huruf hijaiyah terhadap
kemampuan mengaji siswa.
Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan mengaji siswa tunarungu sebelum
diberikan perlakuan (pre test) memiliki rata-rata sebesar 43,33 yang berasal dari 3 siswa
yaitu kukuh dengan nilai pre test sebesar 50, Gilang 43, dan Putri 37. Kemudian terjadi
peningkatan setelah diberikan perlakuan (post test) menjadi 94 yang berasal dari 3 siswa
yaitu Kukuh dengan nilai post test sebesar 97, Gilang 95, dan Putri 90. Hasil analisis
menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar
0,43 yang berarti metode gestural prompts efektif meningkatkan kemampuan mengaji siswa
tunarungu di Skh Al-Khairiyah Kota Cilegon.
Simpulan penelitian ini bahwa metode gestural prompts terbukti efektif dalam
meningkatkan kemampuan mengaji siswa tunarungu khususnya dalam mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu, metode gestural prompts pada materi huruf
hijaiyah perlu terus diterapkan di berbagai sekolah khusus untuk mendorong peningkatan
kemampuan mengaji bagi siswa tunarungu.
Ifatul Asil - Personal Name
SKRIPSI PAI 3682
371.3
Text
Indonesia
2024
Serang Banten
xvi + 115 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







