<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30730">
<titleInfo>
<title>Manajemen Pembelajaran Ilmu Tajwid Berbasis Kitab Hidayatul Mustafid dalam Meningkatkan Tartil Membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Asy-Syifa Pandeglang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fitri Wahyuni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 121 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran ilmu tajwid dalam meningkatkan tartil membaca Al-Qur‟an di Pondok Pesantren Asy-Syifa Pandeglang. Fokus penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran tajwid, serta bagaimana setiap tahapan tersebut mendukung kemampuan santri dalam membaca Al Qur‟an secara tartil. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari ustadz/ustadzah pengajar serta santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan secara informal namun terarah, mengandalkan pengalaman dan kurikulum tradisional berbasis kitab. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode sorogan, di mana santri membaca Al-Qur‟an secara langsung di hadapan ustadz, kemudian dikoreksi serta diberi pertanyaan terkait hukum tajwid dan makhraj huruf. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui koreksi langsung dan pengamatan progres santri tanpa penilaian numerik, melainkan dengan fokus pada perbaikan dan kedisiplinan. Pembelajaran tajwid di Pondok Pesantren Asy-Syifa tidak hanya menekankan kelancaran membaca, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap hukum bacaan. Santri dikatakan mencapai tartil apabila mereka mampu membaca dengan tepat, jelas, dan sesuai kaidah tajwid, serta memahami alasan di balik setiap hukum bacaan yang diterapkan. Dengan demikian, manajemen pembelajaran ilmu tajwid di pondok ini terbukti efektif dalam membentuk kemampuan membaca Al-Qur‟an secara tartil.</note>
<classification>2x1.121</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 332</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI MPI 332</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 332</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30730</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-11 08:26:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-11 08:27:08</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>