<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30688">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Tadarus al-Qur’an Pagi terhadap Kemampuan Membaca al-Qur’an Siswa MTs Nurul Hidayah Cilaja Majasari Pandeglang Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Teti Murtafiah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 102 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan tadarus al Qur’an pagi terhadap kemampuan membaca al-Qur’an siswa di Madrasah Tsanawiyah Nurul Hidayah Cilaja, Majasari, Pandeglang, Banten. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 131 siswa, dengan sampel sebanyak 33 siswa yang diambil menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tadarus al-Qur’an berlangsung setiap hari Rabu dan Kamis selama kurang lebih 30 menit, diawali dengan pembacaan Al-Fatihah dan diakhiri dengan doa. Dari analisis data, diperoleh koefisien korelasi antara tadarus al-Qur’an pagi dan kemampuan membaca siswa sebesar 0,486, yang menunjukkan hubungan yang sedang, Dan dari analisis data koefisien determinasi antara tadarus al-Qur’an pagi dan kemampuan membaca siswa sebesar 0,211 atau 21,1% yang menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan, sementara 79,9% dipengaruhi oleh variabel lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kegiatan tadarus al-Qur’an tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca al-Qur’an siswa, dengan hasil yang menunjukkan bahwa meskipun kemampuan membaca siswa berada pada kategori cukup, terdapat kebutuhan untuk peningkatan lebih lanjut agar mencapai kemampuan yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan program pendidikan agama di sekolah.</note>
<classification>2x1.1</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3676</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PAI 3676</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PAI 3676</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30688</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-01 11:54:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-01 11:54:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>