Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru dari Desa Tenjoayu
Penyesuaian diri merupakan interaksi yang dilakukan terus-menerus dengan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan mencakup kemampuan individu dalam menghadapi perubahaan yang terjadi dalam hidupnya agar dapat mengatasi konflik secara efisien serta menghasilkan keselarasan dalam membuat hubungan dengan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Peralihan dari lingkungan sekolah ke lingkungan perguruan tinggi membawa tantangan tersendiri, termasuk mengubah sistem belajar yang lebih mandiri, berhubungan dengan teman-teman baru, dan mengelola waktu yang lebih rumit. Ketidakmampuan mahasiswa baru untuk menyesuaikan diri dapat berdampak pada kesehatan psikologis, prestasi akademik, dan perkembangan diri mahasiswa baru. Apabila penyesuaian diri yang rendah ini dibiarkan maka akan berbahaya terhadap keadaan penyesuaian diri mahasiswa baru. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti merasa penting untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa baru yang memiliki penyesuaian diri rendah dengan memberikan treatment berupa bimbingan kelompok untuk meningkatkan penyesuaian diri pada mahasiswa baru. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana tingkat penyesuaian diri sebelum dan sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok ? 2) Bagaimana pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru dari Desa Tenjoayu? Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui bagaimana tingkat penyesuaian diri sebelum dan sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok. 2) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru dari Desa Tenjoayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: angket/kuesioner. Penelitian dilakukan sejak Maret 2025 hingga April 2022. Berdasarkan penelitian tindakan terhadap mahasiswa baru yang mengalami penyesuaian diri rendah dan sudah melalui beberapa proses yang dilakukan di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penyebaran angket/kuesioner yang dilakukan oleh peneliti, terdapat 7 mahasiswa baru yang memasuki kategori rendah. Dari 7 orang sebagai sampel penelitian untuk diberikan treatment berupa layanan bimbingan kelompok. Pengambilan sampel tersebut mengingat keefektivan di dalam proses bimbingan kelompok. Berdasarkan hasil dari pengolahan data yang dilakukan, diperoleh hasil perhitungan pretest dan posttest yang berbeda dalam meningkatkan penyesuaian diri. Adapun sebelum diberikan treatment berupa layanan bimbingan kelompok adalah 389 dan setelah mengikuti treatment berupa layanan bimbingan kelompok adalah 605. Berdasarkan uji normalitas data yang dilakukan, bahwa nilai signifikansi instrument pada pretest sebesar 0.468. Nilai tersebut ada dalam kisaran > 0,05. Maka, data tersebut terdistribusi normal. Sedangkan nilai signifikansi instrument pada saat posttest sebesar 0.591. Nilai tersebut ada dalam kisaran > 0,05. Maka data tersebut terdistribusi normal. Dengan demikian, maka uji prasyarat untuk melaksanakan Uji T telah terpenuhi. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan rumus paired sampel t-test dengan SPSS versi 26, diperoleh nilai sig (2-tailed) kisaran 0,000 dimana < 0,05, maka Ha diterima. Artinya, layanan bimbingan kelompok berpengaruh untuk meningkatkan penyesuaian diri mahasiswa baru dari Desa Tenjoayu.
M. Bisri - Personal Name
SKRIPSI BKI 1136
158.3
Text
Indonesia
2025
serang
xiv + 63 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







