<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30633">
<titleInfo>
<title>Sekolah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa (Studi Kasus di SMP Negeri 2 Pontang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fitri Nadriyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 61 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dilakukannya penelitian ini, sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui bagaimana perencanaan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa (Studi Kasus di SMP Negeri 2 Pontang); 2) Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung peranan kepala sekolah dalm meningkatkan kedisiplinan siswa (studi kasus di SMP Negeri 2 Pontang); 3) Untuk mengetahui hasil peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa (studi kasus di SMP Negeri 2 Pontang). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Peranan kepala sekolah terdapat perencanaan yaitu Menyusun program kegiatan, mengorganisasikan SDM, pelaksaan dan juga arahan dari kepala sekolah dalam menigkatkan kedisiplinan siwa; 2) Pelaksanaan ini bertugas tentang bagaimana hubungan antara kepala sekolah, guru, serta siswa dalam menjadikan kedisiplinan itu bukan hanya di sekolah saja, akan tetapi bisa di luar sekolah seperti di Masyarakat atau tempat kerja; 3) Dalam proses membangun kedisiplinan siswa maka kualitas pemimpin yang dimiliki oleh sekolah sangat menentukan pencapaian tujuan tersebut, karena dalam pelaksanaannya kepala sekolah sangat berpengaruh penting untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Kepala sekolah harus memiliki strategi khusus untuk semua guru dan siswa agar dapat menjalankan peraturan sekolah, terutama tentang kedisiplinan.</note>
<classification>371</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 328</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI MPI 328</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI MPI 328</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30633</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 11:07:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 11:08:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>