Detail Cantuman Kembali
Etika Kecerdasan Buatan dalam Perspektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Ilmi)
Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengalami kemajuan pesat. Kecerdasan buatan (AI) kini diterapkan diberbagai bidang seperti kesehatan, bisnis, transportasi, pendidikan, serta sektor ekonomi dan sosial. Dengan kemampuan untuk menganalisa data besar, belajar dari pola, dan mengambil keputusan secara mandiri, AI tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menciptakan peluang baru yang sebelumnya sulit terjangkau oleh manusia. Namun, selain menawarkan kemudahan, AI juga menghadirkan tantangan etika yang mendalam. seperti muncul kekhawatiran terkait privasi data, isu keadilan, keamanan, transparansi (tanggung jawab), dan dampak sosial. Misalnya sistem pengenalan wajah yang digunakan dalam keamanan atau alat seleksi otomatis dalam perekrutan kerja seringkali menunjukkan bias rasial atau gender yang dapat merugikan kelompok tertentu. Selain itu, AI yang digunakan dalam pemorsesan data pribadi memiliki potensi besar untuk melanggar privasi individu jika tidak diawasi secara etis. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah : 1). Apa saja prinsip etika yang dapat diambil dari Al Qur'an terkait dengan kecerdasan buatan? 2). Bagaimana implementasi dan implikasi etika kecerdasan buatan dalam perspektif Alqur’an? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah : 1). Mengrtahui prinsip etika yang dapat diambil dari Al-Qur’an terkait kecerdasan buatan 2). Mengetahui implementasi dan implikasi etika kecerdasan buatan dalam perspektif Alqur’an. Teori dan metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan library reseach, yaitu peneliti menggunakan bahan pusytaka sebagai sumber data utama nya dan menggunakan konsep para ahli terdahulu dengan berlandaskan pada kualitas data-data yang telah dianalisis dan diuraikan secara sistematis. Adapun metode yang digunakan penulis dalam bentuk tafsir tematik yang temanya tidak ada dalam al-qur’an, tetapi ada dalam masyarakat. Dari mrtode tersebut, penulis dapat menyimpulkan bahwa etika kecerdasan buatan dalam al-qur’an dipresentasikan dengan istilah tanggung jawab,dan keadilan.
Fadia Shofia Rossa - Personal Name
SKRIPSI IAT 661
2x1.3
Text
Indonesia
2024
serang
xvi + 72 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







