Detail Cantuman Kembali

XML

Pendampingan Anak dan Remaja Pesisir Melalui Program Edukasi Peduli Sampah di Pulau Sebesi Kalianda Lampung Selatan


Edukasi merupakan proses pembelajaran agar setiap individual dapat mengambangkan pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Segala sesuatu akan mudah berkembang secara signifikan apa bila sering diasah dan dikembangkan. Kesadaran masyarakat terkait menjaga ekosistem, atau kelestarian lingkungan yang masih kurang, itu bukti dari kurangnya edukasi yang didapat. Sampah merupakan masalah utama yang sedang dihadapi oleh seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. Sampah laut yang dapat mengganggu ekosistem merupakan suatu masalah yang harus diatasi. Pendampingan ini mempunyai tujuan untuk memberikan edukasi agar masyarakat dapat mengembangkan pengetahuan khususnya mengenai bahaya sampah laut melalui beberapa program yaitu sebagai berikut: 1.) sosialisasi jenis sampah organik, anorganik, dan sampah B3 (bahan berbahaya beracun). 2.) fun game. 3.) pemasangan tembok literasi. 4.) opersi semut (pemungutan sampah secara berkala). Metode yang digunakan yaitu metode PLA (Participatory Learning and Action) metode ini merupakan pendekatan pemberdayaan yang melibatkan proses belajar melalui: diskusi, ceramah, dan curah pendapat. Metode ini juga sering dikenal sebagai metode belajar dan melakukan. Dalam metode ini penulis atau fasilator akan melakukan tahan edukasi dan praktek, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan dari program yang telah dilakukan ini adalah pentingnya edukasi untuk masyarakat agar mampu mengubah kebiasaan yang semula tidak peduli terhadap lingkungan sekitar menjadi peduli denga napa yang terjadi pada lingkungan. Program berjalan baik dan terarah karena adanya beberapa faktor pendukung seperti keterlibatan subjek dampingan, partisipasi masyarakat, sampai partisipasi beberapa mitra. Adapun sedikit kendala dalam program ini dikarenakan faktor penghambat seperti kurangnya sarana prasarana, minimnya dana, kurangnya informasi, dan partisipasi masyarakat yang pasang surut.
Agnes Tiara - Personal Name
SKRIPSI PMI 314
363.7288
Text
Indonesia
2025
serang
xvi + 80 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...