Detail Cantuman Kembali
Analisa Akulturasi pada Arsitektur Masjid Jami’ Annawier Pekojan Jakarta Barat (Pendekatan John W. Berry)
Masjid Jami' Annawier adalah salah satu masjid bersejarah yang terletak di kawasan Pekojan, Jakarta Barat, yang dikenal karena arsitektur uniknya, hasil dari akulturasi budaya yang terjadi seiring perjalanan sejarahnya. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol perpaduan berbagai unsur budaya yang datang dari luar, seperti budaya Timur Tengah dan Eropa, yang bercampur dengan tradisi lokal Indonesia. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1). Bagaimana deskripsi Masjid’ Annawier? 2). Bagaimana teori pendekatan akulturasi menurut John W. Berry? 3). Bagaimana akulturasi budaya pada masjid Jami’ Annawier? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah 1). Mengetahui deskripsi dari Masjid Jami’ Annawier. 2). Mengetahui teori pendekatan akulturasi John W. Berry. 3). Mengetahui bentuk akulturasi budaya pada Masjid Jami’ Annawier. Dalam skripsi ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif, Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung terhadap bangunan masjid, wawancara dengan pengelola masjid dan masyarakat sekitar, seleksi dokumen terkait sejarah dan pembangunan masjid, serta analisis data yang diperoleh untuk menarik kesimpulan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur Masjid Jami' Annawier mengandung pengaruh kuat dari budaya asing, terutama Timur Tengah dan Eropa, yang terlihat pada penggunaan elemen-elemen desain seperti mihrab, dan menara yang mengikuti pola arsitektur masjid-masjid di Timur Tengah. Selain itu, pengaruh Eropa juga tampak dalam penggunaan elemen dekoratif, kolom, jendela, pintu dan teknik konstruksi yang mengadopsi gaya Eropa, yang kemudian dipadukan dengan pelengkap budaya lokal. Penelitian ini menggunakan teori pendekatan dari John W. Berry. Peneliti mengklasifikasikan bentuk akulturasi pada arsitektur Masjid Annawier merupakan strategi integrasi budaya yang terjadi di Pekojan, di mana masyarakat Arab yang dominan di kawasan tersebut memainkan peran penting dalam memperkenalkan dan mempertahankan nilai-nilai budaya mereka, sekaligus berinteraksi dengan budaya lokal. Integrasi ini menciptakan bentuk arsitektur yang tidak hanya mencerminkan identitas budaya Arab, tetapi juga adaptasi terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.
Zahra AThira - Personal Name
SKRIPSI SPI 661
303.482
Text
Indonesia
2025
serang
xiv + 75 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







