Detail Cantuman Kembali
Kewirausahaan Sosial Pesantren Berbasis Unit Usaha di Pondok Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3 Kecamatan Pabuaran Serang Banten
Kewirausahaan sosial tidak terbatas pada lokasi tertentu, termasuk
diimplementasikan di Pondok Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3, sebuah
pondok pesantren di Kabupaten Serang. Kewirausahaan sosial bertujuan untuk
menciptakan nilai sosial, bukan hanya fokus pada keuntungan pribadi atau bagi
pemegang saham. Pendekatan ini ditandai oleh inovasi yang mampu mengatasi
berbagai tantangan sosial yang dihadapi oleh masyarakat.
Salah satu contoh pondok pesantren yang menerapkan program
kewirausahaan sosial adalah Pondok Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3
di Kabupaten Serang. Program ini bertujuan untuk mendukung pembangunan
pondok pesantren dan memenuhi kebutuhan di dalamnya. Sumber pendanaan
untuk beberapa kebutuhan di pondok pesantren berasal dari hasil keuntungan
unit usaha seperti koperasi, kantin, dan produksi roti (Alman Bakre). Selain itu,
program ini juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan kewirausahaan
sosial bagi santri, yang tetap berpegang pada ajaran Islam dan nilai-nilai adat
pesantren.
Dari uraian sebelumnya, maka fokus penelitian akan mencakup
beberapa permasalahan, yakni: 1. Bagaimana Pondok Pesantren Putri Al
Manshur Darunnajah 3 membangun kewirausahaan sosial? 2. Apa model
kewirausahaan sosial yang diterapkan berdasarkan unit usaha di Pondok
Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3? 3. Apa faktor-faktor yang
mendukung dan menghambat pelaksanaan kewirausahaan sosial di Pondok
Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3?
Penelitian
ini
mengadopsi metode penelitian kualitatif yang
menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata, baik tertulis maupun lisan, yang
berasal dari objek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan sosial yang
diterapkan oleh pengasuh pondok pesantren bertujuan untuk meningkatkan
kemandirian pesantren melalui kegiatan produktif. Hal ini bertujuan agar
pesantren dapat menjadi sumber pendapatan untuk pengembangan lebih lanjut
serta untuk memperkuat kecerdasan dan kemandirian bangsa melalui pendidikan
pesantren yang meliputi pembekalan ilmu agama dan keterampilan wirausaha.
Beberapa faktor pendorong kewirausahaan sosial mencakup motivasi dari kiyai
dan kepala unit usaha terhadap santri, ketersediaan sarana dan prasarana yang
memadai, dukungan dari keluarga, serta lingkungan sekitar.
Samsul Ikbal Alawi - Personal Name
SKRIPSI PMI 316
2x6.3
Text
Indonesia
2024
Serang Banten
LOADING LIST...
LOADING LIST...







