Detail Cantuman Kembali
Peran Pondok Pesantren Tasawuf Underground dalam Pemberdayaan Anak Jalanan (Studi Kasus di Ciputat tepatnya Komplek Ruko yang beralamat di jalan RE Martadinata No.27 Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten)
Masalah yang terjadi di Indonesia menunjukan kesenjangan yang sangat tinggi
antara masyarakat mayoritas dengan golongan masyarakat yang diidentifikasi sebagai
masyarakat terpinggirkan. Masalah ini sudah coba diselesaikan oleh suatu pihak atau
komunitas yang melakukan pembinaan terhadap anak jalanan untuk membina secara
spiritual bahkan dalam upaya peningkatan skill.
Berdasarkan latar belakang di atas maka, rumusan masalah dalam penelitian ini
adalah: 1) Bagaimana peran pondok Pesantren Tasawuf Underground dalam
lingkungan anak jalanan ? 2) Bagaimana tahapan pemberdayaan anak punk jalanan di
Pondok Pesantren Tasawuf Underground ? 3) Apa faktor pendukung dan penghambat
dalam pembinaan anak jalanan?
Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui bagaimana peran Pondok
Pesantren Tasawuf Underground dalam pemberdayaan anak jalanan. 2) Untuk
mengetahui bagaimana tahapan dalam memberdayakan anak-anak punk jalanan di
Pondok Pesantren Tasawuf Underground. 3) Untuk mengetahui apa saja faktor yang
menjadi pendukung dan penghambat dalam pemberdayaan anak jalanan.
Metode yang digunakan adalah menggunakan metode penelitian
kualitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi,
wawancara, dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada juni 2023 hingga
Desember 2023, dengan responden 5 orang pengurus.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan: 1) Peran
Pondok pesantren tasawuf underground dalam lingkungan anak jalanan,
pondok pesantren tasawuf ini memiliki peran sebagai wadah untuk menaungi
para anak anak punk jalanan yang tidak memiliki arah tujuan hidup yang jelas.
2) tahapan pemberdayaan anak punk jalanan di Pondok Pesantren Tasawuf
Underground ini menggunakan tiga tahapan yaitu tahap penyadaran, tahap
transformasi, dan tahap Peningkatan. 3 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa
faktor penghambat dalam pembinaan anak jalanan adalah sulitnya membangun
kepercayaan dengan masyarakat dan juga anak anak punk jalanan. Sedangkan
untuk faktor pendukung dalam pemberdayaan anak jalanan adalah adanya
dukungan dari sebagian masyarakat yang memberikan respon positif dari
didirikannya pondok pesantren dan komunitas ini.
Paisal Andriansah - Personal Name
SKRIPSI PMI 315
303.33
Text
Indonesia
2024
Serang Banten
xiii + 79 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







