<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30482">
<titleInfo>
<title>Strategi Pengawasan dan 
Tindak Lanjut Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten dalam Memantau 
Siaran Radio di Provinsi Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Putri Salsa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xx + 121 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kemudahan akses dan tingginya tingkat persaingan dengan media baru, telah 
menyebabkan kualitas siaran radio sering kali diabaikan dan kurang mendapatkan 
perhatian. Penyelanggara siaran cenderung lebih mengutamakan keuntungan 
finansial dibandingkan menjaga atau meningkatkan kualitas konten siaran. 
Pelanggaran yang terus terulang oleh lembaga penyiaran yang sama menyebabkan 
siaran radio memerlukan pengawasan yang ketat oleh Komisi Penyiaran Indonesia 
Daerah Banten agar tidak terjadi terus-menerus pelanggaran terhadap nilai-nilai 
budaya dan aturan penyiaran yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 
Tahun 2002 Tentang Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar 
Program Siaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk untuk mendeskripsikan strategi 
pengawasan yang diterapkan KPID Banten dalam memantau siaran Radio di 
Provinsi Banten, untuk mengetahui tindak lanjut dalam mengatasi indikasi 
pelanggaran dan mengidentifikasi hambatan KPID Banten dalam memnantau siaran 
radio di Provinsi Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 
metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang 
digunakan yaitu Observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data. Teori yang 
digunakan dalam penelitian ini adalah teori Agenda Setting Walter Lippman. 
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan, bahwa strategi 
pengawasan dalam memantau siaran radio yang dilakukan oleh KPID Banten 
menggunakan 2 (dua) metode yaitu pengawasan langsung dan pengawasan tidak 
langsung melalui partisipasi publik. Adapun tindak lanjut dalam menemukan 
indikasi pelanggaran memiliki alur sebagai berikut, Pengumpulan alat bukti, 
verifikasi, pemeriksaan, klarifikasi, rapat pleno pengenaan sanksi administratif KPI, 
forum penyampaian putusan, keberatan, dan sifat putusan sanksi administratif KPI. 
Dan hambatan KPID Banten dalam memantau siaran radio yaitu jarak sinyal 
frekuensi yang tidak terjangkau, terbatasnya sarana prasarana dan rendahnya 
pemahaman masyarakat terhadap regulasi penyiaran.</note>
<subject authority=""><topic>Komisi Penyiaran Indonesia</topic></subject>
<classification>070</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1114</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1114</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1114</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30482</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-18 13:47:12</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-18 14:42:58</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>