<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30443">
<titleInfo>
<title>Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Banten dan Relevansinya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V Sekolah Dasar</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sri Afinatussakinah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 105 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Banten serta relevansinya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar kelas V. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi terhadap lima cerita rakyat Banten yang disusun oleh Maulana Syamsuri terbitan Pusaka Media. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa cerita rakyat Banten mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, meliputi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia; Berkebinekaan Global; Gotong Royong; Kreatif; Bernalar Kritis; dan Mandiri. Nilai-nilai ini terlihat dalam elemen naratif seperti tema, tokoh, dan amanat cerita. Cerita rakyat Banten juga memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V, dari aspek konten, cerita rakyat berfungsi sebagai media untuk mengenalkan budaya lokal dan nilai moral yang dapat dianalisis melalui tokoh, latar, dan konflik cerita. Dari aspek bahasa, cerita-cerita ini memperkaya kosakata serta mendukung keterampilan berbahasa seperti menyimak, membaca, berbicara, menulis, dan mempresentasikan. Selain itu, cerita rakyat ini juga dapat digunakan sebagai sarana penguatan karakter peserta didik melalui kegiatan reflektif dan kolaboratif yang selaras dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Kesimpulan penelitian menunjukkan cerita rakyat Banten layak dijadikan sumber belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang berbasis karakter dan literasi. Penelitian ini merekomendasikan agar cerita rakyat Banten lebih banyak digunakan oleh guru sebagai alternatif bahan ajar untuk mendukung penguatan karakter peserta didik berbasis kearifan lokal.</note>
<classification>398</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1803</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PGMI 1803</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PGMI 1803</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30443</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-10 10:35:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-10 10:35:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>