Detail Cantuman Kembali
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Layanan Informasi dalam Membentuk Karakter pada Remaja (Studi di SMAN 4 Kota Serang)
Media sosial berfungsi sebagai platform komunikasi yang sangat luas dan
interaktif, memberikan peluang untuk menyebarkan informasi secara cepat, efisien,
dan menjangkau banyak siswa secara serentak dalam membentuk karakter. Penelitian
ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial terhadap
pembentukan karakter siswa di SMAN 4 Kota Serang. 2) Untuk mengetahui apa saja
hambatan-hambatan dalam pemberlakuan media sosial terhadap pembentukan
karakter siswa di SMAN 4 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek pada penelitian ini adalah
siswa kelas X-10 SMAN 4 Kota Serang, teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari
februari sampai September 2024. Dengan jumlah subjek penelitian ini sebanyak 30
siswa kelas X-10.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Layanan informasi
tentang pemanfaatan media sosial dalam membentuk karakter: Pemanfaatan media
sosial, khususnya YouTube, dalam pembelajaran karakter siswa di SMA Negeri 4
Kota Serang memberikan dampak yang cukup positif. Siswa menjadi lebih antusias
dan aktif dalam proses belajar mengajar, serta lebih mudah memahami materi melalui
pendekatan visual. YouTube memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri,
meningkatkan keterampilan belajar, serta memperkuat karakter positif seperti
tanggung jawab, kejujuran, dan disiplin diri. Selain itu, siswa belajar mengontrol
penggunaan perangkat digital untuk keperluan pendidikan, menjadikan mereka lebih
fokus dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial. Secara keseluruhan,
penggunaan YouTube dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan keterampilan
teknis, tetapi juga mendukung pembentukan karakter yang lebih baik. 2) Layanan
informasi tentang hambatan pemanfaatan media sosial: Dalam penerapan YouTube
sebagai media pembelajaran, terdapat beberapa hambatan yang sering dihadapi.
Hambatan pertama adalah jaringan internet yang kurang stabil, yang sangat
mempengaruhi kelancaran pembelajaran karena YouTube membutuhkan koneksi
internet yang baik. Hambatan kedua adalah pemadaman listrik yang sering terjadi,
menyebabkan terganggunya proses pembelajaran karena sebagian besar kegiatan
bergantung pada listrik. Hambatan terakhir adalah keterbatasan sarana dan prasarana
di sekolah, di mana siswa harus membawa perangkat elektronik sendiri dari rumah
untuk mendukung pembelajaran. Kurangnya perangkat yang memadai menjadi
kendala utama dalam memanfaatkan YouTube secara efektif.
Rachma Saudah Malyafazia - Personal Name
SKRIPSI BKI 1116
155.5
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xiv + 96 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







