<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30398">
<titleInfo>
<title>Praktik Nikah Di Masa Iddah Ditinjau Dari Hukum Islam Dan Hukum Positif Studi Kasus Desa Bolang, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Da'wah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 95 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Iddah adalah masa tunggu yang diwajibkan bagi perempuan yang diceraikan oleh suaminya, baik karena perceraian hidup maupun kematian. Ini juga merupakan periode yang harus dilalui seorang perempuan sebelum menikah lagi setelah kematian suaminya atau berpisah darinya. Namun, dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat Desa Bolang, praktik iddah jarang diterapkan. Mayoritas masyarakat di desa tersebut tidak memperhatikan aturan-aturan mengenai iddah, baik itu untuk perceraian hidup maupun kematian suami. Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Mengapa masyarakat Kampung Bolang melakukan nikah dalam masa iddah? 2.Faktor apa yang mendorong masyrakat melakukan nikah dalam masa iddah 3.Bagaimana Tinjauan Hukum Islam dan Hukum positif terhadap permasalahan ini? Peneliti ini bertujuan untuk 1. Untuk Mengetahui faktor-faktor fenomena terjadinya nikah dalam masa iddah yang terjadi di desa bolang kecamatan lebakwangi kabupaten serang. 2. Untuk Mengetahui Tinjauan hukum islam dan hukum positif tentang fenomena nikah dalam masa iddah di desa bolang kecamatan lebak wangi kabupaten serang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian hukum empiris, pendekatan sosio-legal meneliti data di lapangan dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku yang melaksanakan nikah di masa iddah, juga wawancara kepada tokoh agama dan masyarakat desa Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1. Praktik yang terjadi di masyarakat desa bolang ialah pelaksanaan pernikahan dalam masa iddah oleh seorang perempuan desa bolang kecamatan lebakwangi kabupaten serang 2. Faktor ekonomi, yang mendesak, seperti kebutuhan untuk menghidupi anak-anak atau kesulitan finansial, dapat menjadi alasan seseorang perempuan mengambil keputusan untuk menikah kembali lebih cepat dan akibatnya menjadi salah satu faktor utama. dan Kurangnya Pemahaman Agama, kurangnya pengetahuan tentang hukum Islam yang benar terkait masa Iddah menyebabkan mereka tidak mengetahui larangan tersebut. 3. Jika ditinjau dari hukum Islam menurut madzhab Syafi’i mendefinisikan iddah sebagai sebuah kata yang menunjukkan kepada sebuah masa. Didalamnya seorang perempuan menunggu untuk mengetahui bersihnya rahimnya atau sebagai bentuk peribadahan kepada Allah, atau untuk menghormati pernikahan dengan suaminya yang terdahulu. Menurut para ulama yaitu sebutan masa bagi seorang perempuan menunggu/ menanti atau menangguhkan pernikahan setelah sang perempuan ditinggal oleh suaminya baik itu ditinggal karena meninggal dunia atau ditinggal karena perceraian, baik itu berakhirnya bulan, atau berakhirnya beberapa quru’ ataupun berakhir utnuk kehamilannya (sampai melahirkan) Perempuan yang dalam (menjalani) masa idah disebut mu’tadah.</note>
<classification>2x4.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 653</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 653</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 653</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30398</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-28 15:27:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-28 15:28:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>