Detail Cantuman Kembali
Batavia sebagai Kota Dagang pada Masa Kepemimpinan Jan Pieterszoon Coen 1619-1629
Nusantara merupakan negara yang memiliki banyak pulau, sehingga pelabuhan merupakan prasarana yang penting sebagai gerbang keluar masuk akses antar pulau. Nusantara telah memiliki banyak pelabuhan dari yang bertaraf kecil hingga pelabuhan bertaraf besar, salah satu pelabuhan yang ada di Nusantara terletak di pulau Jawa yakni pelabuhan Batavia yang membuat Nusantara dikenal oleh bangsa asing. Pelabuhan Batavia sangat berperan penting dalam peristiwa bersejarah terbentuknya kota Batavia, selain itu pelabuhan di Batavia dijadikan sebagai pusat perdagangan di Nusantara bahkan dunia saat itu. Sejak dibawah kepemimpinan VOC Batavia telah berkembang pesat, sehingga menarik minat para pendatang asing untuk datang dan singgah. Sebelum adanya pelabuhan Batavia, Nusantara telah lebih dulu memiliki pelabuhan bertaraf internasional namun pelabuhan itu berada diluar wilayah pulau Jawa. Hal inilah yang menarik minat bangsa Belanda untuk menjadikan pelabuhan Batavia sebagai pelabuhan bertaraf internasional dan berpusat yang baru di pulau Jawa. Berdasarkan Latar Belakang Masalah di atas, rumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana Gambaran umum Pelabuhan Batavia pada 1619-1926? (2) Bagaimana etnisitas dan mobilitas perdagangan di Batavia pada 1619-1626? (3) Biografi dan Peran Jan Pieterszoon di Batavia 1619-1629?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah; (1) Untuk mengetahui Bagaimana Gambaran umum Pelabuhan Batavia pada 1619-1926, (2) Bagaimana etnisitas dan mobilitas perdagangan di Batavia pada 1619-1626, (3) Untuk mengetahui Biografi dan Peran Jan Pieterszoon di Batavia 1619-1629. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian sejarah, yang meliputi sebagai berikut: Pemilihan topik, pemilihan sumber (heuritsik), kritik (verifikasi), penafsiran (interpretasi), dan penulisan (historiografi). Hasil dari pembahasan skripsi ini disimpulkan bagaimana keadaan pelabuhan Batavia saat VOC menguasai Batavia, kemudia VOC membangun dan menata kembali kota Batavia di atas reruntuhan kota Jayakarta. Batasan tahun dalam penulisan skripsi ini hanya pada 1619-1626, yang mana pada tahun itu Belanda mulai menguasai Batavia. Jan Pieterszoon merupakan jendral yang memimpin pasukan Belanda hingga akhirnya berhasil mengambil alih Jayakarta dari Fatahillah, kebijakan dan peraturan dari Jan Pieterszoon inilah yang dijadikan sebagai acuan peraturan di Batavia sebab Jan Pieterszoon juga menjabat sebagai Gubernur Batavia. VOC berperan penting dalam hal administrasi, perdagangan, dan militer yang ada di Batavia, keadaan sosial-ekonomi di Batavia berkembang pesat. Dengan tumbuhnya pelabuhan Batavia sebagai pelabuhan internasional banyak pedagang dari berbagai etnis yang datang dan singgah di Batavia, hal itu yang membuat kemajuan perekonomian di Batavia sebab banyak pedagang maupun pembeli yang datang sehingga pemerintah Belanda dapat menarik pajak dari para pedagang dan juga pembeli.
Alifiyah Fauziyah Rohyadi - Personal Name
SKRIPSI SPI 658
2x9.6598
Text
Indonesia
2024
serang
xiii + 94 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







