Detail Cantuman Kembali

XML

Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Indole Butyric Acid (IBA) terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Eucalyptus deglupta


Eucalyptus deglupta adalah tanaman kayu yang dapat dimanfaatkan sebagai produk industri seperti pulp (bubur kertas), mebel, bahan bangunan, dan dapat dijadikan obat. Namun seiring berjalannya waktu E. deglupta menjadi tumbuhan terancam punah dan populasinya menurun akibat eksploitasi alam dan perubahan iklim yang ekstrem. Perbanyakan vegetatif melalui stek pucuk menjadi alternatif dalam upaya konservasi untuk perbanyakan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) indole butyric acid (IBA) terhadap pertumbuhan stek pucuk E. deglupta. Rancangan penelitian yang digunakan berupa rancangan acak lengkap (RAL) dengan faktor berupa konsentrasi ZPT IBA yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm, dengan 4 kali ulangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS versi 25. Hasil analisis data menggunakan One-Way ANOVA menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ZPT IBA hanya memberikan pengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan akar yang meliputi jumlah akar dan panjang akar. IBA pada rentang 0 200 ppm merupakan konsentrasi optimum dalam pertumbuhan jumlah akar E. deglupta, sedangkan IBA 0 ppm merupakan konsentrasi optimum dalam pertumbuhan panjang akar E. deglupta yaitu sebesar 13,50 cm. Variasi konsentrasi ZPT IBA tidak memberikan pengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan tunas yang meliputi tinggi tunas, jumlah tunas, dan jumlah daun tunas. IBA 100 ppm merupakan hasil terbaik pada pertumbuhan jumlah tunas dan jumlah daun tunas yaitu masing-masing sebesar 2,08 dan 12,41 helai, sedangkan IBA 300 ppm merupakan konsentrasi terbaik pada pertumbuhan tinggi tunas yaitu sebesar 8,67 cm. Stek pucuk E. deglupta sebanyak 47 stek mampu bertahan hidup dari 48 stek yang ditanam atau persentase hidup mencapai 97,91%. Keberhasilan hidup stek, stek berakar, dan stek bertunas terbaik terdapat pada rentang konsentrasi IBA 0-200 ppm yaitu sebesar 100%, sedangkan konsentrasi IBA 300 ppm menunjukkan hasil yang cukup baik dan masih bisa digunakan namun persentasenya lebih rendah yaitu sebesar 91,67%.
Kurnia Ramadanti - Personal Name
SKRIPSI BIO 063
583.75
Text
Indonesia
2025
serang
xvii + 41 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...