<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30317">
<titleInfo>
<title>Dakwah melalui Kesenian Ubrug (Study Kasus Kampung Prisen Walantaka Serang Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dhenis Hikam Hilmani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 91 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Dakwah merupakan salah satu cara untuk menyebarkan agama Islam 
sesuai dengan perintah Allah, penyebaran dakwah terkadang tidak efektif 
dengan menggunakan metode dakwah yang monoton, khususnya penyebaran 
dakwah di perkampungan, oleh karena itu banyak sekali metode untuk 
menyebarkan dakwah, salah satu nya adalah dakwah melalui kesenian. 
Dakwah melalui kesenian Ubrug di Kampung Prisen, Walantaka, Serang, 
Banten, merupakan suatu pendekatan yang unik dalam penyebaran pesan 
agama melalui seni tradisional. 
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media 
dakwah dan pesan dakwah melalui kesenian Ubrug yang ada di kota serang 
Kampung prisen Walantaka Serang Banten dan Metode yang digunakan pada 
penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan jenis 
penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui 
observasi, wawancara, dan dokumentasi. 
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan 
kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, 
dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Ubrug tidak 
hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media efektif 
dalam menyampaikan nilai-nilai agama dan budaya kepada masyarakat. 
Hasil dari penelitian ini adalah metode dakwah yang efektif untuk 
penyebaran dakwah di kampung prisen Walantaka Serang Banten, 
pementasan ubrug sendiri biasa di tampilkan ketika acara-acara pentas 
kesenian atau acara seperti hajatan, pernikahan, sunatan, atau acara lainnya, 
dalam pementasannya ubrug senndiri mempunyai beberapa pemain serta 
beberapa bagian, susunan pemain ubrug di anatar lain adalah (pembawa 
lakon), panjak (nayaga), penari, dan sinden, serta bagian dalam pementasan 
terbagi menjadi empat bagian, dianataranya adalah tatalu, nandung, bodoran, 
dan lalakon. Di dalam pementasan ubrug terdapat pesan dakwah yang bisa di 
ambil dianataranya adalah Senantiasa Menjaga Lisan, Tidak Boleh Asal 
Menerima Rezeki, Senantiasa Mengingat Kehidupan Akhirat, Berbagi 
Dengan Seksama, Istri Harus Menghargai Suami, Pentingnya Menjaga 
Kehormatan Diri.</note>
<classification>2x7.24</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1099</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1099</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1099</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30317</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-05-19 11:22:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-19 11:23:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>