Detail Cantuman Kembali
القيم الصوفية في شعر عبادالله وعلاقتها بشخصية الشيخ عبد القادر الجيلانى (تحليل الخطاب النقدي بنظرية لفان ديك)
Syair Ibadalah merupakan salah satu syair yang cukup terkenal dikalangan
para sufi dan banyak mengandung nilai-nilai tasawuf didalamnya yang
mengedepankan pembersihan hati dan kedekatan dengan Allah Swt. Terkhusus di
Indonesia tidak sedikit masyarakat dan golongan-golongan tertentu seperti penganut
ajaran torekat Qodiriyah Waa Naqsabandiyah selalu membacakan syair Ibadalah ini
pada acara manaqib atau haul nya Syekh Abdul Qodir Al-Jilani. Sehingga penelitian
ini dibuat yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis niali-nilai
tasawuf dalam syair Ibadallah serta mengkorelasikanya dengan tokoh ataupun
ajaran Syekh Abdul Qodir Al-Jilani berdasarkan analisis dimensi teks, dimensi
kognisi sosial dan dimensi konteks sosial.
Dengan demikian rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1.) bagaimana
demensi teks pada syair Ibadallah dan korlasinya dengan Tokoh Syekh Abdul Qodir
Al-Jilani? 2.) bagaimana demensi kognisi sosial pada syair Ibadallah dan korlasinya
dengan Tokoh Syekh Abdul Qodir Al-Jilani? 3.) bagaimana demensi konteks sosial
pada syair Ibadallah dan korlasinya dengan Tokoh Syekh Abdul Qodir Al-Jilani?.
Penelitian ini mengunnakan pendekatan analisis wacana kritis model Van dijk untuk
mengungkap struktur wacana pada teks dan kongnisi sosial serta konteks sosial
yang terkandung dalam syair tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif
dengan pendekatan deskriftif analitis dengan sumber data utama dalam penelitian
ini adalah teks syair Ibadallah dan literatur yang berkaitan dengan ajaran Syekh
Abdul Qodir Al-Jilani serta hasil dari wawancara yang dilakukan terhadap
masyarakat yang terkait.
Hasil penelitian menunjukan bahwa syair Ibadallah mengandung nilai-nilai
tasawuf seperti zuhud menjauhkan diri dari ketergantungan dan kecintaan duniawi,
tawakal penuh kepada Allah, ikhlas dalam beribadah, dan rasa cinta kepada Allah.
Nilai-nilai ini sejalan dengan ajaran Syekh Abdul Qodir Al-Jilani yang menekankan
pentingnya pembersihan hati dan rasa totalitas penyerahan diri kepada Allah Swt.
Korelasi antara nilai-nilai dalam syair Ibadallah dengan tokoh Syekh Abdul Qodir
Al-Jilani diperkuat melalui analisis wacana kritis yang menunjukan bagaimana
ideologi tasawuf disampaikan dan diterima dalam konteks sosial dan budaya
masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan
dalam kajian tasawuf dalam sastra islam dan memperkaya pemahaman tentang
pengaruh tokoh sufi dalam karya-karya sastra keagamaan.
M Ropi Sahrul Hardiansyah - Personal Name
SKRIPSI BSA 484
892
Text
Bahasa Arab
2024
Serang Banten
xvi + 73 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







