<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30265">
<titleInfo>
<title>(المرأة وقوتها في شعر قولي أحبك لنزار قباني (دراسة سيميائية بنظرية ريفاتير</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Maulida Futri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 107 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Puisi sebagai salah satu genre karya sastra selain prosa dan drama, melalui puisi
seseorang bisa mengekspresikan diri dan menyampaikan pesan dengan memanfaatkan
bahasa. Salah satunya pada puisi “Katakan Aku Mencintaimu” karya Nizar Qabbani. Puisi ini
menggunakan bahasa yang indah dan memiliki makna yang mendalam untuk
mengekspresikan hebatnya kekuatan cinta perempuan. Untuk megungkapkan makna yang
terkandung dalam puisi tersebut digunakan teori Semiotik Riffaterre. Teori ini terdiri dari
empat hal yang harus diperhatikan yaitu pembacaan heuristik dan hermeneutik,
Ketidaklangsungan ekspresi serta mengeksplorasi matriks, model, varian, dan hipogram di
dalamnya.
Berdasarkan hal tersebut, penulis melakukan penelitian dengan rumusan masalah
sebagai berikut, 1) Bagaimana kandungan makna pada puisi “katakan aku mencintaimu”
karya Nizar Qabbani dalam pembacaan heuristik dan hermeneutik?
2) Bagaimana ketidaklangsungan ekspresi dalam puisi “katakan aku mencintaimu” karya
Nizar Qabbani? 3) Bagaimana matriks, model, varian, dan hipogram dalam puisi “katakan
aku mencintaimu&#34; karya Nizar Qabbani?
Tujuan penelitian ini adalah, 1) Untuk mengetahui kandungan makna yang terdapat
pada puisi “katakan aku mencintaimu” karya Nizar Qabbani dalam pembacaan heuristik dan
hermeneutik 2) Untuk mengetahui ketidaklangsungan ekspresi dalam puisi “katakan aku
mencintaimu” karya Nizar Qabbani 3) Untuk mengetahui atau memahami matriks, model,
varian, dan hipogram yang terdapat dalam puisi “katakan aku mencintaimu” karya Nizar
Qabbani.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teori kajian
pustaka. Peneliti menggunakan puisi sebagai objek kajian dan juga menggunakan metode
deskriptif dalam mengkaji puisi “Katakan Aku Mencintaimu” yang berisi tentang perjalanan
emosional seorang yang jatuh cinta, mengungkapkan ketidakpastian dan kegelisahan yang
dirasakan oleh penyair karena ketidakjelasan tanggapan sang kekasih.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan, terlihat bahwa pembacaan heuristik harus
melalui tahap penafsiran untuk memahami makna dasar pada puisi ini. Kalimat “Fa‟aṣiiru
Qamhan Au „Aṣiiru Nakhiilan” yang artinya menjadi gandum atau kurma mengandung
makna yang tidak konsisten sehingga memerlukan penafsiran yang diinginkan oleh penulis.
Ketidaklangsungan ekspresi yang terdapat dalam puisi ini disebabkan oleh tiga hal yaitu,
pergantian arti (Displacing of Meaning), penyimpangan arti (Distorsing of Meaning), dan
penciptaan arti (Creating of Meaning). Adapun matriks pada puisi ini adalah menggambarkan
tentang kekuatan cinta Perempuan, model terdapat pada bait ke 1,2,3,5,8 dan varian puisi
menggambarkan cinta sebagai sumber kekuatan dan kebahagiaan. Hipogram potensial pada
puisi katakan “aku mencintaimu” adalah kekuatan dan ketidakpastian, puisi ini seakan-akan
membalikkan dinamika kekuatan dalam hubungan, hipogram aktual pada puisi ini
menggunakan ayat al-qur‟an, bait puisi dan kata-kata mutiara. Seperti dalam surah (Ar-Rum:
21). Dapat disimpulkan bahwa pada puisi ini mengisyaratkan cinta membawa penerangan dan
pencerahan dalam hidup seseorang. Hal ini sejalan dengan konsep cinta dalam Al-Qur'an
yang membawa ketenangan dan kedamaian batin.</note>
<classification>892</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 488</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 488</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 488</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30265</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-28 11:26:06</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-28 11:26:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>