<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30260">
<titleInfo>
<title>Peran Wanita dalam Menafsirkan Al-Qur’an (Studi Tafsir Al-Bayan Li Al Qur’an Al-Karim Karya Aishah Abdurrahman)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nurfadila Intan Fajriati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxii + 68 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Sepertinya sudah tiba saatnya bagi kita untuk bebas dari hierarki gender terkait pembatasan peran, mengingat pesatnya perkembangan pendidikan di seluruh dunia dan melimpahnya komentator buku tafsir di era modern. Bahwa kita telah mengabaikan kekayaan mufasir perempuan yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi pemahaman kita tentang tafsir Al-Qur'an. Berikut kami uraikan peran yang dimainkan oleh Tafsir Wanita Fenomenal, khususnya melalui bukunya Tafsir Al Bayan li Al Qur'an Al Karim. Apa saja metode dan gaya yang digunakan Bintu Syathi dalam penafsirannya? Apa peran wanita dalam penafsiran Al-Qur'an? Pertanyaan-pertanyaan ini dirumuskan berdasarkan materi sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini ada dua: (1) untuk lebih memahami kontribusi perempuan dalam penafsiran Al-Qur'an, dan (2) untuk lebih memahami proses dan strategi yang digunakan oleh para mufassir perempuan, khususnya Aishah Abdurrahman. Kepustakaan (Library Research) atau penelitian kepustakaan digunakan sebagai metode penelitian utama untuk tesis ini. Buku karya Aishah Abdurrahman berjudul Tafsir Al Bayan li Al Qur'an Al Karim menjadi sumber utama kajian ini. Informasi tersebut kemudian akan dideskripsikan dan dianalisis. Menurut temuan penelitian ini, perempuan memainkan peran penting dalam memperluas pemahaman kita tentang Al-Qur'an, khususnya di bidang tafsir. Prosedur dan desain Bintu Syathi adalah karya seni, lengkap dengan kritik yang tidak memihak dan contoh-contoh terkini.</note>
<classification>2x1.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 651</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 651</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 651</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30260</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-28 10:39:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-28 10:40:11</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>