<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30232">
<titleInfo>
<title>Dampak Kejatuhan Kesultanan Darussalam Palembang terhadap Kehidupan Kaum Priyayi Tahun 1821-1881 M</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sovi Oktoviyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 86 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kesultanan Darussalam Palembang merupakan salah satu kerajaan Islam di Indonesia. Kesultanan Darussalam Palembang didirikan oleh Ki Mas Hindi yang mempunyai gelar Sultan Abdul Rahman Khalifatul Mukminin Syaidul Imam (1659-1702). Sebelum diubah menjadi kesultanan, Palembang merupakan sebuah Kerajaan Palembang yang sudah ada sejak abad ke-XVI. Oleh sebab itu, untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Kerajaan Mataram dan juga menyelaraskan struktur pemerintahan kesultanan yang sesuai dengan ajaran agama islam dan setelah itu disahkan sebagai agama kerajaan dan akhirnya kerajaan Palembang berubah nama menjadi kesultanan Darussalam Palembang. Berdasarkan latar belakang di atas, maka Rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana Gambaran Umum Kesultanan Darussalam Palembang? (2) Bagaimama Kaum Priyayi Di Kota Palembang Tahun 1821-1881 M? (3) Bagaimana Dampak Jatuhnya Kesultanan Darussalam Palembang Terhadap Kaum Priyayi Tahun 1821-1881?. Adapun Tujuan penelitian ini, sebagai berikut: (1) Gambaran Umum Kesultanan Darussalam Palembang. (2) Kaum Priyayi Di Kota Palembang Tahun 1821-1881 M. (3) Dampak Jatuhnya Kesultanan Darussalam Palembang Terhadap Kaum Priyayi Tahun 1821-1881 M. Metode yang digunakan adalah Metode Penelitian Sejarah dengan beberapa tahapan sebagai berikut: Pemilihan Topik, Pengumpulan Sumber (Heuristik), Kritik, Interpretasi, Penulisan (Historiografir). Berdasarkan hasil pembahasan, Skripsi ini dapat disimpulkan bahwa Kesultanan Darussalam Palembang terletak di tepi sungai Musi. Ibukota Kesultanan adalah Kota Palembang yang terletak di kaki bukit Siguntang. Sungai Musi membelah kota Palembang menjadi dua bagian yaitu bagian Ilir dan bagian Ulu. Terbentuknya Pemerintahan Islam di Palembang di mulai pada abad ke-7 M dengan masuknya para pedagang yang berasal dari Arab yang berlayar ke Nusantara. Pada masa Kesultanan Palembang Darussalam juga terjadi perkembangan Islam dalam bidang ilmu pengetahuan. Pada masa inilah sebenarnya kemunculan sebuah tradisi keilmuan Islam yang khas di Sumatera Selatan dimulai. Kemunculan tradisi keilmuan Islam ini dipelopori oleh para ulama dan didukung sepenuhnya oleh para Sultan Palembang Darussalam sejak ahir abad ke-17 dan awal abad ke-19. Oleh karena itu, tradisi keilmuan dimulai dari istana. Istana atau keraton Kesultanan Palembang Darussalam adalah pusat pengkajian Islam dan sastra di Palembang. Politik kaum priyayi melemah pada saat Kesultanan Darussalam Palembang menyerah tanpa syarat kepada Belanda. Dan disaat yang bersamaan pula, Sultan Mahmud Badaruddin II diasingkan ke Ternate sebagai tawanan. Sesudah jatuhnya kesultanan dan dimasa Sultan Mahmud Badaruddin II diasingkan ke Ternate, pemerintah Belanda untuk sementara belum tertarik untuk langsung memerintah Palembang. Pemerintah Belanda sangat yakin terhadap kebijaksanaan prinsip bahwa selama keadaan mengizinkan untuk membiarkan rakyat pribumi untuk menjadi pemimpin, tetapi dibawah pemerintah Belanda.</note>
<classification>2x9.6598</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 652</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI SPI 652</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 652</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30232</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-26 09:28:23</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-26 09:28:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>