<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30176">
<titleInfo>
<title>Penerapan Multi Akad Produk Letter of Credit Impor-Ekspor Syariah pada PT. Bank Syariah Indonesia SME Area Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Nely Fauziah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 102 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>L/C ialah dokumen kredit yang dipublikasikan melaui perbankan untuk nasabahnya agar mempermudah proses transaksi jual beli barang, khususnya dalam transaksi impor-ekspor. Dalam L/C syariah pada PT. BSI SME Area Banten ini terdapat persoalan yang perlu dikaji secara rinci terkait pelaksanaan akad wakalah bil ujrah serta akad qardh. Bila nasabah tidak memiliki cukup uang dalam biaya barang impor/ekspor, sehingga digunakan akad wakalah bil ujrah serta qardh secara serentak tanpa terdapatnya jeda diantara keduanya. Fatwa DSN-MUI No.34 dan No.35 menyatakan bahwa diantara kedua akad tersebut tak boleh karena terdapat ta'alluq. Dalam fatwa DSN-MUI No.34 dan No.35 menjelaskan bahwa jika nasabah memiliki dana mencukupi di bank, sehingga akad yang diterapkan yaitu wakalah bil ujrah. Pada pelaksanaannya L/C menerapkan akad wakalah bil ujrah di PT. BSI SME Area Banten, penentuan ujrah dilakukan dengan menggunakan persentase sejumlah 1% untuk jumlah transaksi nasabah. Perumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana penerapan transaksi produk L/C impor-ekspor syariah pada PT. BSI SME Area Banten? 2) Bagaimana penyelesaian akad pada transaksi produk L/C impor-ekspor syariah antara nasabah dan PT. BSI SME Area Banten apabila terjadi kendala? Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui penerapan transaksi produk L/C impor-ekspor syariah pada PT. BSI SME Area Banten. 2) Untuk mengetahui penyelesaian akad pada transaksi produk L/C impor-ekspor syariah antara nasabah dan PT. BSI SME Area Banten apabila terjadi kendala. Jenis penelitian ini termasuk hukum empiris, dimana secara istilah bisa dinyatakan dengan penelitian hukum sosiologis atau disebut penelitian lapangan (Field Research). Pendekatan yang peneliti terapkan berupa Case Approach (pendekatan kasus). Adapun data-data yang peneliti kumpulkan yaitu data primer dan data sekunder yang dihasilkan dari observasi, wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Kemudian data data tersebut dianalisis melalui pemeriksaan subjektif yang bersifat deduktif. Kesimpulan dari penelitian ini 1) PT Bank Syariah Indonesia SME Area Banten menerapkan akad wakalah bil ujrah untuk pengelolaan dokumen dan qardh sebagai dana talangan dalam pembiayaan transaksi L/C. Kedua akad ini dinilai sah sesuai dengan prinsip syariah, meskipun kombinasi penggunaannya berpotensi menimbulkan ta'alluq. Bank mempertimbangkan efisiensi dan kemudahan bagi nasabah sebagai alasan penerapan keduanya secara bersamaan. Proses pengajuan L/C melibatkan tahapan ketat, mulai dari pengisian dokumen, analisis kelayakan nasabah, hingga persetujuan pembiayaan oleh komite. Ujrah untuk pembukaan L/C ditetapkan sebesar 1% dari nominal transaksi ditambah biaya notaris, guna menjaga keadilan bagi nasabah dengan jumlah transaksi berbeda. Pendekatan ini dianggap sesuai dengan konteks transaksi L/C dalam perbankan syariah. 2) Dalam menghadapi kendala, Bank mengedepankan mekanisme qardh untuk menalangi pembayaran barang impor. Jika nasabah tidak mampu melunasi dana talangan dalam waktu yang ditentukan, Bank menawarkan solusi melalui pembiayaan murabahah dengan margin keuntungan yang disepakati bersama. Praktik ini sepenuhnya mematuhi prinsip syariah dan menghindari riba, serta memastikan operasional bank tetap sesuai dengan fatwa DSN-MUI No.34 dan No.35 Tentang Letter Of Credit Impor-Ekspor Syariah. Dengan penerapan akad yang transparan dan sesuai syariah, PT BSI SME Area Banten mampu memberikan layanan L/C yang kompetitif di pasar ekspor-impor, mendukung keberlanjutan layanan perbankan syariah.</note>
<classification>2x4.27</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 902</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 902</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 902</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30176</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-19 09:40:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-19 09:40:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>