Detail Cantuman Kembali
Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Teknik Problem Solving terhadap Solidaritas Pemuda di Kampung Cidangiang (Studi di Kampung Cidangiang RT/RW 001/012, Desa Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten)
Solidaritas merupakan rasa setia kawan, rasa senasib dan sepenanggungan penderitaan. Manusia adalah anggota masyarakat, ia tidak dapat hidup tanpa orang lain, karena tiap-tiap orang saling membutuhkan, interaksi sosial merupakan hal penting dalam kehidupan bersama di dalam masyarakat. Namun minimnya solidaritas yang terjadi pada pemuda dikampung Cidangiang, hal itu ditunjukan dengan seringkali mementingkan diri sendiri, tidak selalu mendengarkan pendapat orang lain, dan terkesan tidak menghargai apa yang telah dibicarakan sehingga membuat sebuah perpecahan dalam sebuah kelompok di Kampung Cidangiang tersebut. Adapun layanan yang diberikan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana kondisi social yang dialami oleh pemuda Kampung Cidangiang?, 2) Bagaimana proses layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving untuk meningkatkan solidaritas pemuda Kampung Cidangiang?, 3) Bagaimana hasil dari layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving untuk meningkatkan solidaritas pemuda Kampung Cidangiang?. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) Untuk mengetahui kondisi social pemuda Kampung Cidangiang. 2) Untuk mengetahui proses layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving untuk meningkatkan solidaritas pemuda Kampung Cidangiang. 3) Untuk mengetahui hasil layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving untuk meningkatkan solidaritas pemuda Kampung Cidangiang. Metode pada penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jumlah responden lima orang. Adapun beberapa teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini: 1) wawancara, 2) observasi, 3) dokumentasi. Setelah peneliti melakukan Layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving peserta kelompok tidak lagi memiliki sifat yang acuh, memulai untuk meningkatkan rasa simpati dan empati, peserta kelompok mampu berkomunikasi dengan baik dengan orang lain. Dengan begitu setelah dilakukan bimbingan kelompok menggunakan teknik problem solving meningkatnya solidaritas responden.
Lalan Maulana - Personal Name
SKRIPSI BKI 1104
158.3
Text
Indonesia
2024
serang
xiv + 90 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







