<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30148">
<titleInfo>
<title>Asesmen Status Konservasi Tumbuhan Indonesia Famili Cycadaceae berdasarkan Kategori Red List IUCN dan Penetapan Spesies Prioritas</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Odeta Nanda Puspaningrum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 40 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Famili Cycadaceae merupakan salah satu kelompok tumbuhan paling terancam punah di dunia. Dua ancaman utama yang diidentifikasi adalah hilangnya habitat dan pengambilan tanaman secara selektif dari alam untuk perdagangan atau pemanfaatan lainnya memerlukan penetapan spesies prioritas dalam konservasi keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status konservasi spesies Cycadaceae di Indonesia, menggunakan indikator seperti Area of Occupancy (AOO) dan Extent of Occurrence (EOO) yang digunakan dalam penetapan status konservasi berdasarkan Red List IUCN. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan analisis data kualitatif, dengan data distribusi spesies dikumpulkan dari koleksi herbarium di BRIN Cibinong serta dari database seperti Global Biodiversity Information Facility (GBIF) dan Plant of the World Online (POWO). Analisis dilakukan dengan bantuan referensi dari GeoCAT, Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai dengan bulan Oktober 2024 di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Cibinong. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 12 spesies cycas Indonesia 10 spesies diantaranya masuk dalam kategori EN (Endangered), Cycas apoa, C. edentata, C. falcata, C. javana, C. rumphii, C. sundaica, C. glauca, C. silvetris, C. schratchleyana, C. circinalis dua diantaranya masuk dalam kategori CR (Critically endangered), C. campestris, C. revoluta. Lima spesies Cycadaceae yang menempati prioritas teratas dan masuk dalam kategori A untuk segera di konservasi adalah C. falcata, C. sundaica, C. glauca, C. silvestris, dan C. scratchleyana. Spesies yang termasuk kedalam kategori B terdiri dari C. javana dan C. campestris. Spesies yang termasuk kedalam kategori C terdiri dari C. apoa, C. edentata, C. rumphii, C. revoluta, C. circinalis.</note>
<classification>639.99</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 053</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 053</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 053</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30148</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 08:12:39</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 08:12:51</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>