<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30104">
<titleInfo>
<title>Analisa Hukum Islam terhadap Sewa Menyewa Tanah dengan Akhir Kepemilikan Tanah (Studi Kasus Desa Sukabares Kecamatan Ciomas)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Achmad Purkon</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 91 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Sewa menyewa tanah dengan akhir kepemilikan tanah di Desa sukabares Kecamatan ciomas, masyarakat tidak jarang terlibat dalam transaksi semacam ini. Ada beberapa jenis akad yang telah di kenal oleh masyarakat sala satunya sewa menyewa. Praktek sewa menyewa yang terjadi di Desa Sukabares sudah sesuai dengan hukum Islam. Dalam pandangan beberapa ulama sewa tanah tidak di anggap sebagai sumber kerugian yang signifikan melainkan sebagai peluang untuk mendapat keuntungan. Menurut sayid sabiq sewa menyewa merupakan suatu bentuk perjanjian yang bertujuan untuk mencari keuntungan definisi ini menunjukan bahwa sewa menywa berfokus pada pemanfaatan objek. Berdasarkan hal ini peneliti ingin mengkajinya secaran mendalam tentang praktik sewa menyewa dengan akhir kepemilikan di Desa Sukabares Adapun yang melatar belakangi terjadinya sewa menyewa dengan akhir kepimilikan: 1) Bagaimana praktik sewa menyewa tanah dengan akhir kepemilikan di Desa Sukabares Kecamatan Ciomas? 2) Bagaimana Analisa hukum Islam terhadap praktek sewa menyewa tanah dengan akhir kepemilikan di Desa Sukabares Kecamatan Ciomas? Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui praktik sewa menyewa tanah dengan akhir kepemilikan di Desa Sukabares Kecamatan Ciomas 2) untuk mengetahui analisa hukum Islam terhadap praktek sewa menyewa tanah dengan akhir kepemilikan di Desa Sukabares Kecamatan Ciomas. a ma i ber dat i pat sumi ri temi a ditinjau da i ni jik i ipsi i i enelitian skr i nis p i Je i itian lapan i is penel i lam jen i da i suk ke gan (f i ield reseach), yaitu i men i eliti lan i gsung ke i lapa i ngan kab i Desa Su i emlikan di i hir kep i engan ak i nah d i wa ta i i i e i tik s i hami prak i mema i matan Cioma i Keca i wa meye ares s. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif, ialah penelitian ta langsu i da i yang mempunyai karakteri i stik alami (naturals setting) ya i ng menggu i nakan sumi ber endekatan ini mi ementingkan proses dar i i pad i a mana p i ng di i iptif, ya i ng, deskr i jauan pa i l. Tin i hasi i ntuk mempela i u i da penelitian ku i alitatif ialah penelitian y i ang mi emi punyai tujuan jari kejadian i yang dijalani ol i eh sub i jek pe i nelitian. Kesimpulan bahwa 1). Praktik sewa menyewa tanah dengan akhir kepemilikan yang terjadi di Desa Sukabares Kecamatan Ciomas, kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerja sama dengan akad sewa menyewa, di mana pemilik tanah memberikan tanahnya untuk di sewakan kepada pihak sewa. Namun di akhir sewa, pihak yang berakad ingin memiliki tanah tersebut. Akan tetapi pemilik tanah tidak ingin menjual tanahnya kepada pihak sewa dengan alasan harga yang di tawarkan pihak sewa terlalu rendah, menurut pemilik tanah dikarenakan lokasi tanah yang cukup srategis. Namun pihak sewa akhirnya memberikan penawaran dengan harga yang lebih tinggi dari penawaran sebelumnya, dan kemudian terjadilah akad jual beli ijarah munttahiya bittamlik. 2). Berdasarkan analisa hukum Islam, praktik sewa menyewa tanah dengan akhir kepemilakan sudah sesuai dengan syariat Islam dan tidak ada penyimpangan akad, karena akhir kepemilikan sewa dilakukan dengan akad yang berbeda setelah akad sewa selesai.</note>
<classification>2x4.223</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 885</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 885</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 885</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30104</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 14:33:22</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-10 14:33:41</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>