Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Return On Asset dan Current Rasio Terhadap Risk Based Capital Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Di Indonesia Periode 2021-2023


Adanya pandemi Covid-19 telah menekan kinerja asuransi syariah di Indonesia. Selama tahun 2019 hingga 2020 akun aset mengalami penurunan dari Rp. 45,45 Triliun menjadi Rp. 44,44 Triliun. Investasi asuransi syariah juga mengalami penurunan dari Rp. 39,84 Triliun menjadi Rp. 37,33 Triliun. Untuk mendeteksi perbedaan yang signifikan dalam kinerja finansial asuransi syariah pasca pandemi, maka harus adanya evaluasi pada kinerja perusahaan. Yaitu menggunakan Return on Asset, Current Rasio dan RBC. Return on asset ialah salah satu dari rasio profitabilitas yang dipergunakan dalam melakukan pengukuran kekuatan perusahaan. Sedangkan current rasio adalah aset lancar dibagi dengan hutang lancar. Dan Risk based capital yaitu kecukupan modal perusahaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Apakah return on asset dan current rasio secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap risk based capital perusahaan asuransi jiwa syariah periode 2021-2023? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel return on asset dan current rasio secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap risk based capital perusahaan asuransi jiwa syariah periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan jenis data sekunder dan menggunakan metode analisis regresi data panel, dengan bantuan program Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan nilai T-hitung variabel return on asset sebesar -0.008620, dan nilai T-tabel sebesar 1.99773 (-0.0086200,05). Nilai T-hitung current rasio sebesar sebesar 5.684084 dan nilai T-tabel sebesar 1.99773 (5.684084>1.99773) dengan nilai p sebesar (0.000
Hindun Fadilah - Personal Name
SKRIPSI AS 551
658.81
Text
Indonesia
2024
serang
xv + 113 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...