<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30045">
<titleInfo>
<title>المعنى الحقيقي والمجازي الشوق في شعر القدس لنزار قباني (دراسة سيميائية بنظرية رولاندبارتس)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Husniatul Millah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 79 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Puisi &#34;Al-Quds&#34; karya Nizar Qabbani merupakan karya sastra 
yang kaya akan makna dan simbolisme, menggambarkan kerinduan 
yang mendalam terhadap kota suci Yerusalem. Puisi ini menggunakan 
bahasa yang indah dan penuh emosi untuk mengekspresikan rasa 
kehilangan dan harapan akan perdamaian di tanah yang dipenuhi 
dengan konflik. Untuk memahami kedalaman makna dalam puisi ini, 
pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan, yang berfokus pada 
analisis dua lapisan makna, yaitu makna denotatif dan konotatif. 
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan kerinduan 
dalam puisi &#34;Al-Quds&#34; dengan fokus pada analisis semiotika Roland 
Barthes. Penelitian ini akan mengidentifikasi makna denotasi, konotasi, 
dan bagaimana kerinduan digambarkan dalam puisi. Metode penelitian 
yang digunakan adalah metode kualitatif karena dianggap palik efektif 
dan relevan untuk penelitan kepustakaan. 
Hasil analisis puisi Al-Quds karya Qabbani menunjukkan bahwa 
puisi ini tidak hanya mengungkapkan kerinduan pribadi, tetapi juga 
mencerminkan penderitaan kolektif yang dialami oleh masyarakat yang 
terhubung dengan Yerusalem. Melalui penggunaan denotasi dan 
konotasi, ditemukan bahwa makna literal dan simbolis dalam puisi ini 
teridentifikasi sebanyak 21 kali. Qabbani berhasil menggambarkan 
hubungan emosional yang kompleks antara individu dan tempat, serta 
ketegangan antara kenyataan pahit dan harapan abadi. Puisi ini 
memperlihatkan bagaimana bahasa mampu mengekspresikan perasaan 
mendalam yang bersifat universal dan tetap relevan dalam konteks 
sosial serta budaya masa kini.</note>
<subject authority=""><topic>semiotika Roland Barthes</topic></subject>
<classification>892</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 486</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 486</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 486</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>30045</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-27 14:49:50</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-27 14:50:09</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>