Detail Cantuman Kembali
Tradisi Munggah Molo di Desa Cikupa Kabupaten Tangerang
Penulisan skripsi ini membahas tentang salah satu tradisi yang banyak dilakukan di Pulau Jawa yaitu tradisi yang bernama Tradisi Munggah Molo. Tradisi Munggah Molo ada dan dilakukan pula di Desa Cikupa Kabupaten Tangerang. Tradisi Munggah Molo merupakan tradisi yang memberikan sajian dan berdoa untuk kebaikan, ketentraman, keselamatan, dan kesejahteraan bagi pemilik rumah. Pemasangan Molo yang berada di bagian atas sebelum atap pada rumah. Tradisi Munggah Molo memiliki prosesi yang hampir sama di setiap wilayah di Jawa namun, yang membedakan terdapat dibagian sajian yang digunakan dan waktu pelaksanaan Munggah Molo yang tidak ditentukan. Sajian yang digunakan pada Tradisi Munggah Molo di Desa Cikupa lebih sederhana maksudnya mudah ditemukan atau dicari di sekitar Desa Cikupa. Berdasarkan latar belakang di dalam skripsi ini, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana gambaran umum Desa Cikupa ? (2) Bagaimana Latar Belakang Munculnya Tradisi Munggah Molo ? (3) Bagaimana prosesi Tradisi Munggah Molo ? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Mengetahui gambaran umum dari Desa Cikupa. (2) Mengetahui latar belakang munculnya Tradisi Munggah Molo. (3) Memahami prosesi Tradisi Munggah Molo. Dalam penelitian skripsi ini peneliti menggunakan metode : metode observasi (mengumpulkan data) dan wawancara dengan beberapa informan di Desa Cikupa yang paham dan mengetahui mengenai Tradisi Munggah Molo. Dengan mengumpulkan data, peneliti dapat menyatukan sumber lainnya untuk menggarap skripsi ini. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: dalam penulisan skripsi ini, Tradisi Munggah Molo merupakan tradisi yang masih ada di Desa Cikupa sampai sekarang ini namun, untuk sekarang jarang masyarakat di daerah Jawa yang menggunakan Tradisi Munggah Molo. Biasanya yang menggunakan Tradisi Munggah Molo merupakan masyarakat yang tinggal di pedesaan karena masih kental dengan upacara tradisional dan kehidupan masyarakat pedesaan yang tidak bisa lepas dari tradisi, dan ingin tetap menjunjung tinggi peninggalan dari nenek moyang zaman dulu. Peneliti sudah melakukan wawancara dengan beberapa masyarakat dan tokoh masyarakat yang dikenal oleh masyarakat di Desa Cikupa untuk mendapatkan informasi mengenai Tradisi Munggah Molo. Tokoh yang dikenal di masyarakat Desa Cikupa yaitu Ibu Hernawati sekaligus pemilik Majlis Miftahul Mubarokah. Melalui wawancara dengan beberapa informan di Desa Cikupa untuk mengetahui tentang Tradisi Munggah Molo yang beragam dari masyarakat dan tokoh masyarakat di Desa Cikupa.
Nabilla Amalia Wijaksana - Personal Name
SKRIPSI SPI 643
301
Text
Indonesia
2023
serang
xiv + 82 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







