Detail Cantuman Kembali
Pendekatan Living Qur’an terhadap Praktik Ratib Al-Haddad di Majelis Dzikir Jamroh Jakarta Utara
Dalam lintasan sejarah Islam, fenomena sosial terkait membaca dan menulis ayat al-Qur’an serta potongan ayat-ayat al-Qur’an yang kemudian dijadikan pedoman, pada zaman modern fenomena tersebut dikenal dengan istilah “Living Qur’an”, yang berarti teks-teks al-Qur’an yang hidup dalam masyarakat. Dan pembacaan dzikir ratibul haddad salah satu cara menghidupkan al-Qur’an. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1). Bagaimana Praktik Ratib al-Haddad di majelis dzikir JAMROH Masyarakat Kp. Karang Tengah Jakarta Utara. 2). Bagaimana ayat Al-Qur’an dipersepsi dan diperlakukan masyarakat melalui praktik Ratib al-Haddad. Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mendeskripsikan kegiatan Majelis Dzikir Ratibul Haddad yang di pimpin oleh K.H. Abidullah Abdullah. 2). Untuk mendeskripsikan manfaat Majelis Dzikir Ratibul Haddad yang ada di Majelis JAMROH Jakarta Utara bagi masyarakat sekitar. 3). Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat majelis dzikir Rotibul Haddad yang ada di Majelis JAMROH Jakarta Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan penelitian lapangan (field reseach) yang menggunakan penulisan deskriptif yaitu studi kasus Majelis Dzikir Ratibul Hadad yang ada di Majelis JAMROH Jakarta Utara dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1). Kegiatan Ratibul Hadad merupakan kegiattan dalam rangka memohon dan mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan cara bertawasul lewat kekasihnya. Kegiatan ini dilaksanakan setelah sholat isya, dimulai dengan pembacaan sholawat Nabi yang diiringi oleh group hadrah Majelis JAMROH dan dilanjutkan dengan pembacaan dzikir-dzikir ratibul haddad. 2). Jamaah yang melaksanakan proses dzikir ratibul hadad ini banyak merasakan manfaat dan pengaruh, salah satunya adalah mereka menjadi lebih mensyukuri hidup. 3). Faktor pendukungnya adalah banyak masyarakat serta santri-santri yang antusias dalam acara tersebut serta ada dukungan dari pihak lain yang berada diluar wilayah Jakarta Utara. Adapun faktor penghambatnya adalah bentrokanya waktu kegiatan majelis dzikir dengan masyarakat sehingga membuat tidak konsisten untuk mengikuti tiap rangkaian kegiatan bulanan, serta divakumkan sejenak dikarenakan wabah virus corona.
Gia Fadilah Pamungkas - Personal Name
SKRIPSI IAT 639
2x1.3
Text
Indonesia
2023
serang
xxii + 66 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







