<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29974">
<titleInfo>
<title>Strategi Kepala Madrasah dalam Menciptakan Budaya Belajar Pasca Covid-19 di MI Asshofiah Cikande Kab. Serang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abdullah Muqopie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 178 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini dilatar belakangi oleh penurunan budaya belajar selama pandemi covid-19. menurunnya budaya belajar di madrasah menjadi tanggung jawab kepala madrasah dalam menentukan akuntabilitas keberhasilan siswa. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi kepala madrasah dalam menciptakan budaya belajar pasca pandemi covid-19 di Mi Asshofiah Cikande. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif ini didukung dengan data wawancara secara langsung dengan pihak terkait, observasi lapangan dan dokumentasi tentang budaya belajar. Data dianalisis menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman yakni reduksi data, display data, dan verifikasi data. Penelitian ini menemukan bahwa penciptaan budaya belajar siswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas dilakukan melalui tiga strategi yang dilakukan oleh kepala madrasah, yakni strategi perencanaan program budaya belajar, strategi pelaksanaan dan strategi pengawasan program. Ketiga strategi tersebut terbukti mampu menciptakan budaya belajar siswa yang mencakup dimensi kognitif, tata nilai, dan tradisi.</note>
<classification>371.102</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS MPI 248</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS MPI 248</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS MPI 248</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29974</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-21 14:46:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-21 14:46:27</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>