Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Kajian Model Kampung Zakat sebagai Pendayagunaan Zakat Sektor Ekonomi: Pendekatan ANP


Zakat memiliki potensi untuk pemberdayaan masyarakat miskin. Zakat yang diberikan kepada mustahik melalui pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Zakat bukan hanya sekedar diberikan kepada masyarakat sebagai pendistribuasian saja, namun memiliki nilai manfaat secara berkelanjutan bagi ekonomi masyarakat sebagai pendayagunaan zakat. Masyarakat diberikan bantuan bukan hanya sekedar uang namun menjadi subjek secara langsung dalam aktifitas program. Kementerian Agama menggandeng BAZNAS, LAZ, FOZ dan Pemerintah Daerah membuat program Kampung Zakat. Kampung Zakat sebuah program dengan mengembangkan potensi sumberdaya manusia dan sumberdaya alam. Kampung zakat melihat kondisi wilayah desa yang tertinggal, terpencil, dan terdepan sebagai prioritas kelayakan untuk dibantu dari sisi ekonomi. Penilaian kelayakan untuk dibantu ini berdasarkan hasil Indek Desa Zakat (IDZ). Kampung Zakat diberikan kepada 5 (lima) sektor diantaranya ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah. Nilai sektor ekonomi menjadi sektor dominan untuk menjadi prioritas dibantu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model Kampung Zakat sebagai pendayagunaan zakat sektor ekonomi. Penelitian ini dibaginya menurut tujuan, kriteria dan kendala/ tantangan kampung zakat sebagai pendayagunaan sektor ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analytical Network Process (ANP) yaitu analisis pendekatan kualitatif yang digunakan untuk menampilkan masalah-masalah penelitian. Kemudian data diperoleh dari hasil kuesioner dan indepth interview. Responden dalam penelitian sebanyak sembilan terdiri dari pakar, praktisi, dan regulator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Zakat memiliki manfaat bagi masyarakat mustahik. Kampung zakat masih memiliki permasalahan yang perlu di samakan untuk tujuan dan peruntukannya. Sehingga masyarakat serta para mitra benar-benar mengetahui pelaksanaan dari kampung zakat. Membutuhkan adanya sosialisasi terkait kampung Zakat secara berkelanjutan serta pendampingan secara berkala agar masyarakat bisa benar-benar mandiri. Maka dalam analisis pembahasan menghasilkan mengenai tujuan kampung zakat adalah terletak pada pembentukan karakter SDM. Kriteria menghasilkan kampung zakat terletak pada nilai guna (value proposition). Kendala/tantangan dalam kampung adanya resiko SDM.
Fitri Annisa - Personal Name
TESIS ES 116
2x4.14
Text
Indonesia
2023
awe
xxi + 194 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...