<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29837">
<titleInfo>
<title>Interpretasi Zihar dalam Al-Qur’an (Studi Komparatif Imam Qurthubi dan Ibn Qudamah)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Tubagus Yasir Musyarrof</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxiii + 89 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini mengkaji interpretasi z}iha&#62;r dalam Al-Qur'an melalui studi 
komparatif antara pemikiran Imam Qurthubi dan Ibn Qudamah. Z{iha &#62;r, praktik 
pra-Islam yang dilarang dalam Al-Qur'an, memiliki implikasi hukum dan 
sosial yang signifikan dalam syariat Islam. Melalui analisis mendalam 
terhadap tafsir Al-Jami' Li Ahkam Al-Qur'an karya Imam Qurthubi dan Al-Mughni karya Ibn Qudamah, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap 
persamaan dan perbedaan interpretasi kedua ulama tersebut mengenai konsep 
z}iha&#62;r, hukumnya, dan konsekuensinya.
Z{iha &#62;r adalah tindakan yang menyamakan punggung istri dengan ibu 
dari suami. Namun, praktik z}iha&#62;r pada zaman sekarang sudah tidak sama lagi 
dengan praktik di masa Jahiliyah. Terdapat banyak perselisihan dalam rumah 
tangga yang sering kali berujung pada perceraian. Saat ini banyak suami 
menggunakan z}iha&#62;r secara semena-mena terhadap istri mereka tanpa 
memahami implikasi yang sebenarnya. Akibatnya suami menjadi haram bagi 
istrinya sehingga tidak diperbolehkan lagi untuk mencampuri atau menggauli 
istrinya. Kondisi ini terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap makna 
sejati dari z}iha&#62;r.
Rumusan masalah penelitiannya adalah 1) Bagaimana interpretasi 
z}iha&#62;r menurut Imam Qurthubi dan Ibn Qudamah? 2) Bagaiman persamaan 
dan perbedaan dalam penafsiran Imam Qurthubi dan Ibn Qudamah mengenai 
z}iha&#62;r?. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui interpretasi z}iha&#62;r, 
persamaan dan perbedaan menurut Imam Qurthubi dan Ibn Qudamah. 
Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan komparatif, 
penelitian ini menyelidiki latar belakang historis, konteks sosial, dan dasar-dasar hukum yang mempengaruhi penafsiran kedua ulama. Hasil penelitian 
menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesepakatan umum tentang larangan 
z}iha&#62;r, terdapat nuansa perbedaan dalam interpretasi detailnya, termasuk dalam 
hal definisi, syarat-syarat, dan kafarat (penebusan) z}iha&#62;r.
Studi ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang z}iha &#62;r dalam 
konteks interpretasi Qur’an, tetapi juga memberikan wawasan tentang evolusi 
pemikiran Islam dalam menanggapi isu-isu sosial. Lebih lanjut, penelitian ini 
berkontribusi pada diskursus kontemporer tentang kesetaraan gender dan 
perlindungan hak-hak perempuan dalam Islam, serta menyoroti fleksibilitas 
hukum Islam dalam menghadapi perubahan sosial.</note>
<classification>2x1.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 633</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 633</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 633</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29837</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 14:57:15</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 14:57:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>