<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29834">
<titleInfo>
<title>Tren Jilbab dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik di Kalangan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Angkatan 2021</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Silvia Fauziah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xviii + 113 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Meskipun kini hijab sudah dikenakan oleh banyak muslimah di seluruh dunia, masalah yang kerap muncul adalah ketidaksesuaian antara penampilan berhijab dengan perilaku beberapa oknum muslimah. Salah satu penyebab ketidaksesuaian ini adalah kewajiban berhijab yang dipatuhi sering kali tidak didasari oleh pemahaman atau kesadaran pribadi, melainkan hanya karena tuntutan atau bahkan sekadar mengikuti tren. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu : Bagaimana Perspektif Interaksionisme simbolik pada tren jilbab yang ada di kalangan Mahasiswa Prodi KPI UIN SMH Banten dan bagaimana pesan komunikasi pada tren jilbab di kalangan KPI UIN SMH Banten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teori yang digunakan yaitu interaksionisme simbolik dari george Herbert Mead. Berdasarkan hasil penelitian ini adalah tren jilbab dalam perpektif interaksionisme simbolik yang ada di kalangan Mahasiswa Prodi KPI UIN SMH Banten, menunjukkan bahwa pendapat mahasiswa mengenai adanya tren jilbab di kalangan mahasiswa memiliki dampak signifikan terhadap pemahaman dan pemaknaan jilbab yang melahirkan sebuah simbol. Bagi sebagian mahasiswa, penggunaan jilbab tidak hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai gaya hidup yang mencerminkan identitas diri nya dan sebagai bentuk perubahan sosial di masyarakat. Mereka mengeekspresikannya melalui berbagai variasi model jilbab. Pesan komunikasi pada tren jilbab yang ada sering kali mencerminkan nilai-nilai yang berkembang, penggunaan jilbab sering kali dianggap sebagai bentuk ekspresi keagamaan, menunjukkan komitmen terhadap nilai-nilai islam dan ada dua pola dominan yaitu Tren Jilbab modern dan jilbab Syar'i yang dimana Mahasiswa memilih model jilbab yang mematuhi aturan syari'at Islam, seperti menutupi bagian dada dan bahu, namun dengan gaya yang tetap sesuai dengan tren fashion terkini.</note>
<classification>001.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1086</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1086</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1086</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29834</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 14:36:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-04 14:36:56</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>