Detail Cantuman Kembali

XML

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos untuk Menanggulangi Tingkat Pembuangan Sampah di Sungai Kampung Tanggul, Kecamatan Baros


Sikap Kebiasaan membuang sampah sembarangan oleh masyarakat merupakan sikap yang tidak bertanggung jawab dan merugikan lingkungan. Tindakan ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, kerusakan ekosistem, dan bahaya kesehatan bagi manusia dan hewan. Selain itu, membuang sampah sembarangan juga mencerminkan kurangnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Sungai di Kampung Tanggul sudah mulai tercemar oleh pembuangan sampah dari masyarakat Kampung Tanggul dimana sudah menjadi kebiasaan dari sebagian masyarakat. Pengolahan sampah di kampung ini belum tersedia dan pengetahuan akan pengolahan sampah pun minim, maka dari itu program pengolahan sampah ini berharap akan membantu masyarakat dalam mengatasi sampah dan menjaga ekosistem sungai. Maka dari tu kegiatan pelatihan pengolahan sampah organic menjadi pupuk kompos dilakukan sebagai salah satu cara mengatasi pembuangan sampah sembarangan di sungai kampung tanggul, desa baros, kecamatan baros, bekerja sama dengan Bank Sampah Alam lestari, Serang Banten dengan tujuan: 1. Mencegah masyarakat membuang sampah di sungai, 2. Mengatasi sampah dapur. 3. Sampah organik dapat bermanfaat. 4. Menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Participation Learning and Action (PLA), sebuah pendekatan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui partisipasi penuh dari seluruh anggota masyarakat. Participatory Learning and Action adalah sebuah metode penelitian yang melibatkan serangkaian tahapan pembelajaran, termasuk konferensi, sesi brainstorming, dan diskusi. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai teknik seperti wawancara, observasi, dokumentasi, dan focus group discussion. Adapun hasil dari tindakan ini yaitu: 1. Masyarakat dapat mengolah sampah dengan bik. 2. Masyarakat dapat mengurai sampah dapur. 3. Masyarakat dapat memanfaatkan sampah organik dengan dijadikan pupuk. 4. Masyarakat dapat membuat pupuk kompos yang berasal dari sampah organik.
Riyansyah - Personal Name
SKRIPSI PMI 293
307
Text
Indonesia
2024
serang
xv + 95 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...