<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29808">
<titleInfo>
<title>Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah Berbasis Pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (Kampung Muncung Desa Muncung Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang Banten)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ramadhan Hidayatullah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 97 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat di Kampung Muncung, Desa 
Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, dengan memanfaatkan lahan pekarangan 
rumah untuk mengembangkan Kampung Herbal. Program ini didasarkan pada pengelolaan
tanaman obat keluarga (TOGA) guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap obat-obatan kimia serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal. Sebagian besar lahan pekarangan 
di desa ini belum termanfaatkan secara optimal, sehingga melalui program ini, masyarakat 
diajarkan cara budidaya berbagai jenis tanaman herbal yang memiliki khasiat obat, seperti jahe, 
kunyit, temulawak, sereh, dan lidah buaya.
Program pemberdayaan ini menggunakan metode Participatory Learning and Action
(PLA), yang melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. 
Proses ini mencakup edukasi dan pelatihan mengenai cara penanaman, perawatan, dan 
pemanfaatan tanaman obat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat 
tentang manfaat tanaman obat keluarga sebagai alternatif pengobatan alami. Selain itu, program 
ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat agar lebih sadar akan potensi ekonomis dari 
tanaman herbal, di mana hasil tanaman ini dapat diolah menjadi produk bernilai komersial, 
seperti jamu bubuk atau bumbu masakan, yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai 
pentingnya menjaga kesehatan dengan menggunakan bahan alami, serta dampak positif terhadap 
lingkungan melalui penghijauan lahan pekarangan. Program ini juga membantu mengurangi 
pengeluaran ekonomi masyarakat yang sebelumnya bergantung pada obat-obatan kimia. Selain 
itu, keterlibatan kelompok masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga dan pemuda karang 
taruna, berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan implementasi program.
Secara keseluruhan, program pemberdayaan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan 
dan kesejahteraan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan 
kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki secara mandiri dan 
berkelanjutan. Hal ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat 
diterapkan di desa-desa lain dengan potensi serupa.</note>
<classification>307</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 290</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PMI 290</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 290</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29808</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-02-03 08:35:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-02-03 08:35:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>