<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29802">
<titleInfo>
<title>Metode Pentashihan dan Pentadh’ifan Hadis Menurut Syaikh Albānī</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aulia Nanda Irawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 112 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Hadis menurut bahasa yaitu sesuatu yang baru, menunjukkan sesuatu yang dekat atau waktu yang singkat. Hadis juga berarti berita yaitu sesuatu yang diberitakan, diperbincangkan, dan dipindahkan dari seorang kepada orang lain. Dalam memelajari hadits, yang sering menjadi persoalan adalah tentang kebenaran isi serta sumbernya. Sebab itu, mengetahui kebenaran sebuah informasi yang mengatasnamakan Rasulullah (hadis) sangatlah penting. Para ulama hadits membagi hadits berdasarkan kualitasnya dalam tiga kategori, yaitu hadits shahih, hadits hasan, hadits dhaif. Perumusan Masalah dari penelitian ini adalah: (1) Apa yang dimaksud dengan pentashihan dan pentadh’ifan hadis? (2) Bagaimana pandangan ulama hadis dalam metode pentashihan dan pentadh’ifan hadis? (3) Bagaimana perbedaan dan Persamaan Tashih dan Tadh’if antara ulama dan syaikh Albani? Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah: (1) Menjelaskan pengertian dari pestahihan dan pentadh’ifan secara umum. (2) Menjelaskan metode pentashihan serta pentadh’ifan hadis menurut para ulama hadis. (3) Menjelaskan perbedaan dan Persamaan tashih dan tadh’if antara ulama dan syaikh Alba</note>
<classification>2x2.1</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 144</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IH 144</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 144</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29802</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-31 15:31:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-31 15:32:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>