<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29766">
<titleInfo>
<title>Analisis Implementasi Pembiayaan Bank Wakaf Mikro terhadap Fatwa DSN-MUI No.19/IV/2001 tentang Qardh (Studi Kasus:</title>
<subTitle>BWM El-Manahij di Pondok Pesantren Manahijussadat, Lebak-Banten)</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Rivaldi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 88 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Seiring perkembangan zaman, implementasi pembiayaan Bank Wakaf Mikro (BWM) El-Manahij Lebak sebagai salah satu LKMS yang dicetuskan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada pemberian pembiayaan qardh, memberikan sebesar Rp.1.000.000 sampai Rp.3.000.000 serta dikenakan biaya tambahan sebesar 3% pertahun. Sedangkan dalam Fatwa DSN-MUI No. 19/IV/2001 tentang Qardh pada point 2 “Nasabah Al-Qardh wajib mengembalikan jumlah pokok yang diterima pada waktu yang disepakati”. Adapun perumusan masalah dalam skripsi ini adalah : (1) Bagaimana implementasi pembiayaan Bank Wakaf Mikro (BWM) El-Manahij, Lebak? (2) Bagaimana relevansi Bank Wakaf Mikro (BWM) El-Manahij Lebak terhadap Fatwa DSN-MUI No.19/IV/2001 Tentang Qardh?. Pada penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui implementasi pembiayaan Bank Wakaf Mikro (BWM) El-Manahij, Lebak. (2) Untuk mengetahui relevansi Bank Wakaf Mikro (BWM) El-Manahij Lebak terhadap Fatwa DSN-MUI No.19/IV/2001 Tentang Qardh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam penelitian lapangan (field research) yang mengumpulkan data dengan cara obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun pada pendekatan penelitian adalah yuridis empiris yang memaparkan ketentuan hukum yang berlaku serta praktek yang terjadi dimasyarakat sehingga dilakukan analisis untuk mengidentifikasi masalah dan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : (1) Dalam implementasi pembiayaan BWM El-Manahij dilakukan dengan beberapa tahap. Antara lain, tahap pendaftaran dengan sistem kelompok, tahap proses menentukan calon nasabah, tahap pencairan dana dan tahap pembayaran angsuran setiap minggunya. (2) Pada relevansi pembiayaan qardh terhadap Fatwa DSN-MUI No.19/IV/2001 Tentang Qardh adalah relevan pada poin ke 5. Yang mana biaya tambahan 3% yang dibebankan kepada nasabah sebagai ujrah (upah) dari konsultasi dan pendampingan yang diberikan oleh pihak BWM El-Manahij</note>
<classification>2x4.252</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 845</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HES 845</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HES 845</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29766</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-24 16:13:29</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-24 16:14:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>