Detail Cantuman Kembali
Peran Istri Tenaga Kerja Wanita (TKW) Pencari Nafkah terhadap Keharmonisan Rumah Tangga (Studi Kasus Kelurahan Gelam Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang)
Pernikahan sebagai bagian dari ajaran islam, adalah akad yang sah untuk membangun keluarga dan menciptakan kehidupan harmonis. Ini di harapkan membawa berkah bagi pasangan dan keturunannya, manusia diciptakan berpasang-pasangan, memiliki akal untuk mengelola naluri, berbeda dengan hewan. Dalam hubungan suami istri, ada hak dan kewajiban yang perlu dipahami agar saling melengkapi. Meskipun idealnya kemitraan, sering muncul perubahan peran karena faktor ekonomi, terutama di kalangan perempuan yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti yang terjadi di Kelurahan Gelam Kcamatan Cipocok Jaya Kota Serang Peryataan tersebut dirumuskan sebagai berikut: Bagaimana peran istri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) terhadap keharmonisan rumah tangga di kelurahan gelam kecamatan cipocok jaya kota serang?. Bagaimana pemenuhan hak dan kewajiban istri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) dalam menjaga keharmonisan rumah tangga di kelurahan gelam kecamatan cipocok jaya kota serang?. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui peran istri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) terhadap keharmonisan dalam rumah tangga dan pemenuhan hak dan kewajiban istri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) dalam menjaga keharmonisan rumah tangga di kelurahan gelam kecamatan cipocok jaya kota serang. Metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris dengan sumber data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian skunder yaitu sumber yang mendukung penelitian yaitu; buku jurnal dan skripsi karya ilmiah dan tersier adalah data penunjang yang dapat memberi petunjuk terhadap data primer dan data skunder tektik pengumpulan data dalam skripsi ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan dalam melaksanakan perannya dalam rumah tangga, yang bekerja sebagai tenaga kerja wanta (TKW) mengalami perubahan peran yakni dari peran domestik yaitu peran yang berkenaan dengan segala keperluan rumah tangga seperti mengasuh anak, memasak, mejaga rumah dan mengurus suami berubah menjadi peran publik yaitu bekerja menggantikan suami dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi. Hal ini mengakibatkan terpisahnya jarak, waktu dan tempat tinggal antara istri dengan anak dan suami sehingga menyebabkan kurang optimalnya pemenuhan hak dan kewajiban suami istri dalam rumah tangga. Adapun peran istri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) mempengaruhi keharmonisan dalam rumah tangga diantarnya, terjadinya kurang keharmonisan dan terabainya hak suami dan anak.
Jumrowi - Personal Name
SKRIPSI HKI 613
2x4.39
Text
Indonesia
2024
serang
xiv + 76 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







