<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29753">
<titleInfo>
<title>Community Based Tourism (CBT) dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat terhadap Pengembangan Wisata di Kampung Markisa Kota Tangerang</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cyndi Julita Nathania</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xx + 103 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kota Tangerang Pada tahun 2022, jumlah penduduk miskin di Kota Tangerang meningkat menjadi 132,882 jiwa, ini menciptakan permukiman yang sangat kumuh. Pemerintah Kota Tangerang menyelenggarakan program inovatif yaitu Program Kampung bertema Tematik. Kampung Tematik merupakan pendekatan baru untuk mengatasi kemiskinan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar, menumbuhkan ekonomi lokal dengan menggali potensi ekonomi masyarakat sebagai mesin pembangunan daerah, dan meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Seberapa besar tingkat Partisipasi Masyarakat dalam mendukung Community Based Tourism (CBT) di Kampung Markisa? dan 2) Bagaimana Prinsip Community Based Tourism (CBT) diterapkan dalam Pengembangan Wisata Kampung Markisa? Dengan demikian berdasarkan data dari kondisi-kondisi di atas, peneliti mengunakan teori dari Suansri 2003 dengan judul Community Based Tourism (CBT) Handbook. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung Community Based Tourism (CBT) di Kampung Markisa 2) Untuk mengetahui prinsip Community Based Tourism (CBT) diterapkan dalam pengembangan wisata Kampung Markisa. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu Observasi atau pengamatan, dokumentasi, wawancara dan menggunakan purposive sampling dalam pemilihan informan kepada masyarakat Kampung Markisa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat di Kampung Markisa bisa dibilang sangat tinggi karena setiap ada program pembangunan seluruh masyarakat terjun langsung tanpa terkecuali, mulai dari pemuda, perempuan, bahkan sampai kader-kader cilik turut serta dalam kegiatan dalam program pembangunan wisata Kampung Tematik. Kemudian dalam prinsip ekonomi, sosial, budaya, politik, dan lingkungan Kampung Markisa sangat menerapakan prinsip-prinsip Community Based Tourism (CBT) dalam Pengembangan Masyarakat Wisata Kampung Markisa.</note>
<classification>910.2</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 297</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PMI 297</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 297</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29753</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-24 11:09:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-24 11:09:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>