<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29721">
<titleInfo>
<title>Relevansi Ayat tentang Menstruasi dengan Kesetaraan 
Gender (Studi Kitab Tāfsir Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān Karya 
Imam Al-Qurṭubī)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Amaliyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xxii + 114 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Ayat menstruasi dalam teks keagamaan sering diperdebatkan dari perspektif kesetaraan gender. Sebagian menganggapnya diskriminatif, sementara yang lain melihatnya sebagai perlindungan alami. Perdebatan ini mencerminkan kompleksitas penafsiran teks keagamaan dalam konteks modern. Kritik feminis menyoroti potensi stigma negatif, namun ada juga pandangan bahwa ayat tersebut melindungi perempuan. Upaya reinterpretasi ayat menstruasi dianggap penting untuk memajukan keadilan gender dalam konteks agama dan sosial. Oleh karena itu penulis berusaha memahami secara utuh bagaimana pandangan Al-Qur’an mengenai menstruasi dan kesetaraan gender menurut Imam Al-Qurtubi dengan tujuan untuk mengetahui pandangan Al-Qur’an terhadap menstruasi dan kesetraan gender serta keadaan sosial yang terjadi mengenai hal tersebut. Berdasarkan Latar belakang diatas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Teologi Menstruasi dalam Kitab Tafsir Jāmi’ li Ahkam al-Qur’an Karya Imam Al-Qurṭubī? 2) Bagaimana Konsep Kesetaraan Gender dalam Al-Qur’an? 3) Bagaimana Relevansi Menstruasi dengan Kesetaraan Gender dalam perspektif Al-Qurṭubī dalam kitab Tafsir Jāmi’ li Ahkam al-Qur’an? Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah kepustakaan (Library Research). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Tāfsir Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān Karya Imam Al-Qurṭubī. Sedangkan sumber sekunder yang digunakan adalah buku-buku dan bahan bacaan yang relevan dengan tema penelitian ini. Dengan merujuk pada literatur yang relevan, penelitian ini menyimpulkan bahwa ayat menstruasi dalam perspektif Al-Qur’an tidak mendasari ketidaksetaraan gender. Justru, ayat-ayat tersebut menegaskan kesetaraan hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan, serta melarang diskriminasi berdasarkan gender. Melalui Tāfsir Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān Karya Imam Al-Qurṭubī, menekankan pentingnya pemahaman ayat-ayat yang harus dipahami secara kontekstual terutama dalam memahami ayat mentruasi. Cotoh-contoh ayat yang relevan mengenai term tersesebut yaitu, QS. Al-Baqarah (2:222), QS. Aṭ-Ṭalāq (65:4), QS. An-Nisā' (4:1), QS. An-Nisā' (4:34), QS. An-Nisā' (4:124), menekankan pentingnya meluruskan pemahaman yang keliru mengenai ayat menstruasi, serta bagaimana ayat mengenai kesetaraan gender dalam meresponnya. Implikasinya adalah edukasi dan dialog antar gender menjadi kunci untuk membangun masyarakat yang adil dan setara.</note>
<classification>2x1.4</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 628</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IAT 628</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IAT 628</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>29721</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-22 09:04:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-01-22 09:10:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>